Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

ujar Nadia, matanya berkilat penuh kebencian. "Kalau dia nggak mau bicara baik-baik denganku, aku akan buat dia terpaksa bicara." ​"Mau apa lagi kamu? Dewa sudah pakai pengacara, Nad. Salah langkah sedikit, kita yang masuk penjara," Ratih memperingatkan, meski hatinya juga masih menginginkan uang dari Dewa. ​"Dia punya titik lemah. Titik lemahnya adalah citra baiknya dan istrinya yang gila itu," Nadia tersenyum miring, senyum yang terlihat mengerikan di wajahnya yang masih muda.
9.7279.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.3K kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Makanya, dia turun tangan untuk menggagalkannya, sekalian memberi pelajaran keras pada Arsen. Dari kejauhan, kepala pelayan menatap tuannya yang tampak begitu terpukul dalam diam. Akhirnya, dia memutuskan untuk menelepon Nadine yang berada di luar negeri. Sejujurnya, dalam tragedi masa lalu, orang yang paling tidak bersalah adalah Dito. Meski majikannya sudah berusaha memperbaiki keadaan dengan mengusir dan menceraikan istri barunya, Nadine masih menyimpan ganjalan di hati dan enggan berkomunikasi banyak dengannya.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Bos yang Memecatku, Kini Memaksaku Jadi Istrinya

Wajah pria itu berubah merah padam karena malu sekaligus syok rahasia besarnya dibongkar di depan rekan bisnis elite lainnya. Sementara Nadira, kakinya terasa lemas seperti jeli. Ia menyadari bahwa tindakan bodohnya mencari masalah dengan Btari tadi tidak hanya menghancurkan harga dirinya sendiri, tetapi juga memicu murka Ararya Bimantara yang kini siap menghancurkan karier sekaligus hubungan gelapnya dalam satu kedipan mata. ----
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

kata Bu Nur. "Bukankah seharusnya di fase ini Ifah sudah bertemu dengan Mas Arif dan mulai berdamai dengan saya, Bu?" tanya Dinda. "Benar, namun dia mengalami fase terakhir yaitu fase depresi (depression)! Setelah upaya untuk menolak dan mengubah kenyataan pahit yang di alaminya tidak berhasil, orang yang berduka kemudian akan merasa sedih, kecewa, dan putus asa yang teramat dalam. Ini merupakan bagian dari proses terbentuknya luka batin yang normal terjadi! Fase depresi ini umumnya ditandai dengan rasa lelah, sering menangis, sulit tidur, kehilangan nafsu makan atau justru makan berlebihan, dan tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas sehari-hari," jawab bu Nur.
9.544.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Menyerah

Menyerah

Saat itu adalah titik terendah dalam hidupku, sudahlah cacat, tak punya penghasilan pula, dan yang lebih parah lagi, tak punya semangat hidup untuk menghadapi dunia. Mendengar rengekan Zila, aku hanya diam, tatapanku menerawang ke depan. Semua hampa, seperti tak ada lagi harapan. Jujur aku tertampar dengan ucapan Zila, tapi saat itu aku masih menikmati keterpurukanku. Sibuk meratapi kemalanganku.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Count Ejawantah: Balas Dendam Pewaris yang Menyamar

Count Ejawantah: Balas Dendam Pewaris yang Menyamar

Demi melihat ekspresi itulah, Valeria kembali menarik tangan Nathan dan berlalu pergi. “Kalian sudah gagal dalam hal-hal dasar itu. Meski produknya bagus, kalau pemiliknya seperti kalian, ujungnya akan hancur juga.” Ucapan Valeria harusnya menjadi penutup untuk kekalahan Nadia dan Kevin kali ini. Namun Nadia sendiri tampaknya masih tidak bisa menerima kekalahannya itu. “Meski begitu, aku tetap tidak paham!” seru Nadia lagi, “Apa hubungan semua ini dengan pengemis rendahan yang bahkan masuk ke acara ini tanpa izin—“
242 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Adikku Penghancur Rumah Tanggaku

Ia tertinggal dalam kegelapan yang ia ciptakan sendiri. # Titik Nadir Adrian berjalan keluar dari area parkir dengan langkah gontai. Hujan mulai turun lagi, membasahi wajahnya, menyamarkan air mata yang akhirnya jatuh setelah sekian lama ia tahan. Ia tidak tahu harus ke mana. Apartemennya terasa seperti penjara, dan dunia luar terasa seperti pengadilan yang terus menghakiminya.
10801 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Rank Terendah

Kebangkitan Rank Terendah

Empat belas cast lebih jauh dari pertama. Percobaan kelima runtuh di cast ke tujuh puluh delapan. Sebelum kolaps, ada jendela tiga detik di mana keduanya berjalan bersamaan dengan bersih, Geni Cilik membesar di kanan, Lapisan Bayu menebal di kiri, dua ritme yang tidak saling mengganggu. Lalu Arka menyadarinya. Lalu semuanya runtuh. Percobaan kesembilan runtuh di cast ke seratus dua belas. Jendela bersih delapan detik.
549 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Jiwa yang Berbeda

Jiwa yang Berbeda

Dingin yang merayap di sana bukan berasal dari pendingin ruangan, melainkan dari sisa-sisa badai emosi yang baru saja meluluhlantakkan dinding kesabaran. Nafisa duduk bersandar di kepala tempat tidur, jemarinya meremas pinggiran selimut dengan ritme yang tak beraturan. Ia memejamkan mata, mencoba menata kepingan hatinya yang berserakan dengan merapalkan dzikir yang tak putus dalam batin. Di sisi lain, Adrian, dalam raga Emran tidak lagi menunjukkan otoritas seorang pemimpin perusahaan. Ia duduk bersimpuh di lantai, tepat di bawah kaki Nafisa, sebuah posisi yang menunjukkan kehancuran ego dan permohonan ampun yang paling dalam.
851 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Nanti sore ke sini lagi. Lihat sunset.” Nayara menunggu napasnya lebih teratur lalu mengangguk dengan wajah tertunduk. Membuat Manggala merengkuh erat bahu gadisnya, sambil menyambar hemnya. Dia akan memakainya nanti ketika Nayara melepaskan pelukannya. *** [1] HTI = Hutan Tanaman Industri Bersambung
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arti titik nadir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status