Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

"Masih ada jadwal? Kalau tidak, kita makan bersama." Athar melirik jam tangannya sebentar, lalu mengangguk. "Bisa. Tunggu sebentar, saya siap-siap dulu." Mereka pun keluar dari ruang periksa dan menunggu di luar. Aruna duduk di kursi tunggu di samping Atlas, menjaga jarak yang tidak terlalu dekat namun juga tidak sepenuhnya jauh. Anehnya, tidak ada percakapan di antara mereka. Hening yang tercipta bukan canggung, tapi lebih seperti... penuh hal yang tidak diucapkan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kau Bawa Pergi

Cinta yang Kau Bawa Pergi

Untuk nama yang ada di bawah ini silakan inbox saya di akun F******k Lis Susanawati 1. Tjeumara 2. Erni Erniati 3. Esti Nugraheny 4. Ussy Badaru 5. Ida Ganis 6. Surya Suwita 7. Zidan Ramadhan 8. Anna Apriyanti 9. Yanie 10. Arif Zaif.
10181.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Satu Miliar Untuk ART

Satu Miliar Untuk ART

Tiba-tiba salah seorang rekan kerja menanyakan tentang kondisi Belda. "Semakin membaik, Tapi jujur saja...." Perta sepertinya terlihat ragu. "Ada apa?" Tanya rekan kerjanya sambil duduk di depan Perta. "Aku sedang butuh seorang art, Karena istriku membutuhkan seseorang yang menemaninya, saat aku tinggal kerja," jawab Perta. "Kebetulan sekali, Aku mempunyai Tetangga yang anak gadisnya berusia 20 tahun, dia itu anak yatim, kalau kamu mau, nanti aku bicara sama tetanggaku itu," ucap Yaris.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Mak comblang with the boss

Mak comblang with the boss

sahut Reva yang masih fokus pada layar ponselnya. Artan mendengkus sebal, berapa lama lagi mereka harus menunggu si wanita ini? Sudah cukup lama mereka menunggu, inilah hal yang paling di benci Artan. Satu kata ini yang sangat membosankan, Artan benar-benar sangat benci yang namanya menunggu. Biasanya di kantor ia yang di tunggu-tunggu para bawahannya, dan sekarang untuk hal seperti ini harus ia sendiri yang menunggu.
811.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Zahrana Gadis Tangguh

Zahrana Gadis Tangguh

kata Zahrana. "Ya, ibu belum dapat orang untuk mau kerja jadi ART. Padahal permintaan banyak sekali, Esih belum ada kabar ada yang mau kerja jadi ART." jawab ibu Rima. "Kalau belum ada kabar juga dari mbak Esih, ibu boleh tunjuk saya kok. Saya mau jadi ART jika belum ada yang mau." kata Zahrana.
28.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 662 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Menantu Termiskin

Menantu Termiskin

Arnita bertanya-tanya, apa jangan-jangan Arman lupa dengan janjinya? Daripada menunggu dengan tidak pasti, Arnita memilih untuk langsung menghubungi Arman. Arnita menunggu dengan tenang panggilan teleponnya sampai panggilannya berhenti dengan sendirinya. Arnita tidak menyerah, ia kembali menelepon Arman. Dan untuk panggilan keempatnya Arman tetap tidak menjawabnya. Akhirnya Arnita menyerah. Dengan terpaksa ia makan terlebih dahulu. Ia sudah benar-benar lapar sekarang.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Waiting For Ending

Waiting For Ending

Aku mengangguk pasrah. Dddddrrttttt dddddrrrttttt Aku menyerngit melihat panggilan masuk hanya nomor saja. “Iya? Halo? “Apa benar ini putri dari nyonya Sherlie?” “Iy-iya benar. Apa ini dari pihak rumah sakit?” “Benar nona, kami ingin memberitahu kalau ibu anda akan kami rujuk ke rumah sakit jiwa.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Kekasih Rahasia CEO

Kekasih Rahasia CEO

"Kenapa emang?" "Kalau buat bulan depan?" "Ada sih. Tapi mesti daftar jauh-jauh hari kalau nggak mau masuk waiting list." "Kalau buat Kaka mesti masuk waiting list juga?" "Kalau buat Kaka nggak usah bulan depan kali, Mas. Bulan ini juga aku bisa usahain." Sepasang suami istri itu kompak tertawa. Pun dengan Bjorka.
9.9167.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

"Maaf Vin. Kalau lama menunggu!" "Iya nggak apa-apa, kamu kenapa kayak lagi bingung gitu?" "Iya ini Vin. Aku lagi cari ART. Susah banget. Sampek nempelin tulisan didepan rumah, supaya ada yang mau melamar pekerjaan" "Oh, kamu butuh ART. Kenapa nggak kasih tau aku sebelumnya!" "Nggak enak dong aku ngerepotin kamu!" "Kamu udah seperti sama siapa aja!"
1069.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai arti waiting list
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status