Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Utari

Utari

pinta Bu Nur. Lalu mereka berjalan sembunyi-sembunyi lewat jalan belakang. Disana Bu Nur membawa arang yang ada di tungku yang selalu dia pakai untuk menghangatkan diri. Bu Nur mengolesi wajah, tangan dan kaki Utari dengan arang itu. Arang itu memenuhi seluruh wajah Utari, sehingga Ibu Nur pun tak dapat mengenali wajah Utari.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as arti wp
Read
+Library
PAWANA

PAWANA

Ia lalu kembali melihatku dan melihat deretan nomor w******p bernama 'Angin' di handphone-ku. "Nggak mungkin Reyza sih Kay," ucapnya seolah tau apa yang kupikirkan. "Disini nggak ada tertera grup yang sama. Kelas kita kan kemarin abis buat grup chat. Kalo ini Reyza, pasti ada tertera grup yang sama," ujarnya lagi. Benar juga. Aku tidak kepikiran sama sekali. Lalu jika bukan Reyza, siapa?
102.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as arti wp
Read
+Library
DIPTA

DIPTA

Pradana Consulting, kali ini muncul. Sebuah perusahaan kecil yang baru berdiri setahun terakhir. Alamat kantor di Jakarta Selatan, nama direkturnya tidak dicantumkan, tapi Arjito tidak perlu melihat lebih jauh untuk tahu siapa di balik semua itu. Rahangnya mengeras, jadi benar Adi sudah kembali. Setelah bertahun-tahun menghilang, setelah menghancurkan Rajendra Engineering dan meninggalkannya membereskan semuanya sendirian. Kini ia kembali begitu saja dan hidup dengan tenang.
10896 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as arti wp
Read
+Library
Sadena

Sadena

Membuat Sadena mengernyit seketika. Dia kelihatan berbeda. Lebih agresif. "Lo darimana aja sih?" Marsha melepas pelukan. "Amerika dong. Papa aku punya bisnis kafe di sana." Pertemuan kedua terasa begitu menyenangkan. Sederhana. Hingga lambat laun kedekatan mereka menimbulkan sebuah perasaan lain. Suka. Ya, Sadena menyukai Marsha, begitu pun Marsha pada Sadena.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as arti wp
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

"kamu siapa nak dan dari mana kau berasal?" "Aku Artur aku berasal dari Indonesia" kataku sekuat tenaga karena tubuhku masih lemas. Orang-orang disana saling memandang karena mereka baru mendengar kata Indonesia, tapi pria yang bertanya padaku hanya diam dan menatap tajam ke arahku. "Tuan Arfan apa kau tau sesuatu tentang Indonesia" salah seorang dari kerumunan itu bertanya pada pria tua itu. "Dia akan ku bawa ke tempatku kalian kembalilah ke pekerjaan kalian"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as arti wp
Read
+Library
AURORA

AURORA

Jake bilang, kota yang memenuhi kriteria yang disebutkan oleh Aquilla adalah Kota Reims, sekitar 144km ke arah timur laut dari Paris. Mobil yang kami tumpangi akhirnya berhenti di pintu masuk kota tersebut. Sama seperti di tempat lain, kota ini sepi. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di sekitar ini. Kesunyian yang mencekam semakin menambahkan kesan kota mati seperti di film-film.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as arti wp
Read
+Library
WHERE

WHERE

“Tapi, semua ART yang da di rumah lo harus ikut.” Lisa tidak jadi teriak kegirangan. Joshua menahan tawanya sementara Sharon menundukkan kepala menyembunyikan tawanya. Masalahnya, jumlah seluruh ART Lisa ada belasan orang. “Mana dapet feel horrornya kalau gitu.” Lisa cemberut. “Yaudah, gue pergi dulu!” Lisa beranjak berdiri kemudian Sharon menahan tangannya. “Lis, bocor.” Bisik Sharon panik.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as arti wp
Read
+Library
STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU 5 Salah satu hal paling menyedihkan dalam hidupmu, ketika seseorang yang kau sayangi tak lagi percaya dan tak juga bisa dipercaya. Aku menatap WA dari Radit dengan hati nelangsa. Baru saja mendapat hanta-man dari Mas Reno, dan kini pesannya membuat suasana hatiku makin tak menentu. Aku menelan ludah, memutuskan membalasnya sebelum mem-atikan ponsel dan menyimpannya.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as arti wp
Read
+Library
Ralp

Ralp

Lalu panggilan kuhentikan. *** “Aku mendengarmu.” Wendi muncul dari balik pintu kamar Ralp. Untung saja dia sudah selesai mengenakan celana dan menggenggam kunci mobilnya. “Kau tak puas dan meninggalkan begitu saja baumu?” Ralp menyeringai namun tak peduli. “Bye, Wendi!” “Dia bahkan tak menganggapku wanita.” Wendi sebenarnya bukan siapa-siapa Ralp. Mereka hanya sepasang vampire buatan yang tinggal di Indonesia. Mereka sama-sama anak jalanan yang dipaksa menjadi vampire dan saling bergantung.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as arti wp
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status