Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sahabatku, CEO Dingin yang Menjadi Tunanganku

Sahabatku, CEO Dingin yang Menjadi Tunanganku

Satya menatapnya sejenak, lalu melanjutkan, “Terakhir.” “Banyak banget,” protes Rara. “Mau atau tidak?” Rara berdecak. “Iya-iya, mau. Yang terakhir apa?” Tatapan Satya mengeras tipis. “Jangan cari Arjuna lagi.” Rara berkedip cepat beberapa kali, sedikit terkejut. Ia sempat mengira syarat terakhir akan jauh lebih merepotkan. “Cuma itu?” tanyanya.
483 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

"Aku janji tidak akan pergi. Aku akan bertanggung jawab." Ujar Angga kala itu sambil menangis tersedu. Bersikap seolah-olah memang akulah tambatan terakhir yang dituju. Seolah Angga memang benar-benar meletakkan hatinya disudut lemari hatiku.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Ia terdiam berusaha mencerna kata-kata Lastri barusan. “Las ... Apa maksud perkataanmu barusan? Apa kamu bersungguh-sungguh?” tanya Tarno pelan. Ditatapnya mata Lastri tanpa berkedip. Mencoba mencari jawaban dari manik matanya yang berwarna coklat. Dada Tarno berdebar sangat kencang menunggu jawaban Lastri. Tangannya mengepal dengan erat sehingga terasa dingin dan kebas sekarang.
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

Pertaruhan Terakhir Sang Pewaris

ujar Lazarus dengan nada suara yang begitu tenang namun mematikan. "Perisai?" Napas Salsabila sempat terhenti di balik pilar, tangannya membekap mulutnya sendiri agar jeritan syoknya tidak lolos ke udara. Lazarus berjalan mendekati jendela besar, menatap hamparan taman luas dengan sorot mata yang penuh kalkulasi politik. "Mata semua musuh bisnis kita sedang tertuju pada tahta Svarga, mencari celah untuk menghancurkan pewarisnya."
9.2366 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

"Ini satu-satunya yang Wulan tinggalkan, kamu nggak boleh membawanya pergi!" Dia tahu kenapa Ibu begitu enggan. Karena isi lukisan itu, seorang gadis di tepi pantai sedang menerbangkan layang-layang. Itu adalah ulang tahun terakhir Wulan sebelum Julia diadopsi. Hati Kakak kembali terasa perih. Dia tiba-tiba menarik lukisan itu dan berteriak pada Ibu, "Apa gunanya bersikap seperti ini sekarang?! Dia sudah mati!"
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Sesuatu yang cukup lama ia pendam selama ini. Barulah ketika lawan terakhir mati, Avram berbalik tertegun melihat gadisnya yang sudah terbangun menatapnya datar. Seringai kecil dapat ia lihat di bibir gadisnya. "Terima kasih atas hiburannya. Itu menarik." Ucapan Kyana malah membuat Avram terkekeh pelan.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

Nafkah Terakhir sebelum Ditalak

“is-“ “Sudah sampai. Buruan turun.” Fatih memarkirkan mobil di bagian luar TPU. Ia mengajak Alina menuju makam yang tidak terlalu jauh dari tempatnya memarkirkan mobil. Sebuah makam yang sudah sering Fatih datangi tampak dari kejauhan. “Kamu jarang datang ke sini?” Fatih bertanya setelah sampai. “Iya. Terakhir lebaran tahun lalu. Aku nggak sanggup membayangkan sendirian di sini. Lagipula, aku percaya kalau Mas pasti merawatnya.
1099.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

"Meskipun ibu dan ayah berpisah, kamu tetap anak baik kami." "Ibu akan selalu mencintaimu." Melihat pemandangan itu, aku tak merasa cemburu sama sekali. Aku malah sedikit iri pada Marvin. Dan aku juga merasa ... ini sangat baik. Ini adalah akhir yang sempurna. Baiklah, waktuku sudah hampir habis, aku harus pergi sekarang. Selamat tinggal ayah, ibu, nenek, Marvin. Meskipun kalian juga tidak tahu, aku sudah diam-diam menemani kalian selama ini.
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
The Last Hug

The Last Hug

Perasaan yang tadi murung dan terus gelisah kini menghilang dan tergantikan dengan rasa bahagia. Waktu terus beranjak dan sinar mentari sudah mulai memudar serta langit sudah memancarkan cahaya kemerahan. Anak-anak yang sejak tadi bermain satu persatu sudah membubarkan diri untuk pulang ke rumahnya. Karena tak mau melewatkan matahari terbenam, Nuri mengeluarkan ponselnya untuk memotret matahari tersebut.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai artinya last
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status