BERCINTA DENGAN HANTU
sahutku masih dengan Ekspresi meringis seperti menahan sakit, aku sangat suka melihat ekspresi Ninik yang Khawatir, terlihat menggemaskan,
“Ya ampun Bi... itu penyakit apa, aku kesana sekarang yah?” Ninik semakin panik, aku semakin girang,
Melihat kepanikannya aku tidak bisa menahan lagi, aku tertawa terbahak-bahak, Ninik jadi sadar suaminya inimsedng mempermainkannya, dia mendelik pada layar di depannya
“Malarindu itu penyakit Rindu Humairahku sayang” aku menjelaskan sambil menahan tawa
Hot Chapters