Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembantu Berbahaya

Pembantu Berbahaya

Apalagi dia sangatlah licik. "Bunuh dia." Axton memberi titah dengan tangan terkepal. Kalimat itu diucapkan seolah ia meminta secangkir kopi, tanpa keraguan. "Jangan sampai meninggalkan jejak. Pastikan itu terlihat seperti gagal jantung atau komplikasi dari luka tembakan Nadira sebelumnya." "Siap, Bos. Malam ini juga akan kami selesaikan." pria itu mengangguk, tanpa menunjukkan emosi.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as assassins c
Read
+Library
Sang Penguasa

Sang Penguasa

Di Benteng Drakthorn Malam itu, di benteng megah yang berada di tepi perbatasan utara, Lord Caden Drakthorn menerima surat bersegel hitam dari utusan misterius yang tiba tanpa suara. Caden, pria dengan rambut hitam pekat dan mata yang tajam, membuka surat itu dengan hati-hati, membaca isinya dengan teliti. “Jadi, Seraphine ingin kita mengalihkan perhatian Raja Rehan dengan menyerang Myrdan?” gumam Caden, bibirnya mengerut dalam senyum penuh muslihat. “Ini bisa menjadi keuntungan besar bagi kita.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as assassins c
Read
+Library
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

katanya. Thomas menatap dingin, melepaskan ranselnya dengan sengaja. Sebuah ledakan kecil memicu kilatan cahaya terang yang membutakan semua orang. Dalam kekacauan itu, Alan menunduk dan melumpuhkan dua tentara dengan gerakan presisi. Dewi, yang terbiasa dengan cahaya terang, menyerbu ke depan, Crimson Scythe-nya bergerak cepat. Dalam hitungan detik, ia menumbangkan sisa tentara dengan brutal namun efisien.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as assassins c
Read
+Library
Terjebak Gairah Sang Cassanova

Terjebak Gairah Sang Cassanova

Bahkan Valerie yang awalnya cemas tidak bisa menahan senyum kecil. "Ibumu bukan ninja, Zane.. dia assassin," sela Margaret dengan mata berbinar, lalu dengan lembut menarik tangan Clare dari telinga Zane. "Sudah! Jangan lama-lama! Kau bisa membuat telinga menantuku yang tampan ini tanggal."
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as assassins c
Read
+Library
Cassanova With Benefit

Cassanova With Benefit

Dan Rion pun segera bereaksi mengusap kedua tangan yang sudah melingkar di perutnya. "Kamu udah bangun?" jawab Rion tanpa menjawab pertanyaan lebih dulu. Sedetik kemudian, ia berbalik badan menghadap pada sosok wanita cantik di depannya kini. Wanita yang tubuhnya hanya dililit oleh selembar selimut itu, mulai tersenyum manis pada Rion. Rambut panjangnya tampak kusut, setelah beberapa saat lalu melakukan gulat di atas ranjang bersama Rion. Dialah Anes, salah satu dari sekian banyak wanita koleksi Rion. Casanova tampan, dambaan para wanita.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as assassins c
Read
+Library
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Ternyata, ada pisau yang bersembunyi di pakaiannya. “Tembak aku, maka pisau ini juga akan mendarat di leher Mellisa!” Ancaman Rams terus berulang. Dewo melirik Archi yang juga terpukul bahkan ia terlihat menatap kosong tanpa air mata. Archi adalah korban jika Mellisa tiada. Wanita itu satu-satunya yang dimiliki Archi. Dewo meraup oksigen sebanyak mungkin untuk menjernihkan pikirannya.
1047.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as assassins c
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Pasalnya orang yang berbicara tersebut adalah sahabat dekatnya sendiri. “S*TAN!” Aep yang kalap menendang perut Asep berkali-kali dengan lututnya. Suara mengaduh dari sahabatnya sama sekali tak mampu menghentikan aksinya. “GOBL*G!” Tak puas sampai di sana, Aep menendeng Asep tepat di dada, membuat sahabatnya terjatuh menggelinding ke bawah, dan berhenti saat di pinggiran sungai. Bak hewan buas menemukan mangsa, Aep meloncat turun, lalu menyergap lawannya tanpa iba.
9.774.9K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as assassins c
Read
+Library
Kekuasaan (Ascendant)

Kekuasaan (Ascendant)

“Tujuh,” “Aku bahkan tahu semua nama anggota Camsart yang tersisa.” “Delapan,” “Dan para Effrayante.” “Sembilan.” Loretta melepaskan anak panahnya. Dalam dua detik, panah itu menancap tepat di sebelah tulang selangkanya. Pria itu mundur satu langkah—terkejut dengan apa yang dilakukan Loretta. “Ini bahkan belum sepuluh!” teriaknya marah.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as assassins c
Read
+Library
Cinta Dibalik Senjata

Cinta Dibalik Senjata

Jawab Raynelle. “Baiklah, kau tunggu sebentar.” Aaron mulai membuka komputernya memasukan rumus-rumus rumit sampai bahasa pemrograman muncul cukup banyak di layar hitam. Jemari Aaron menari diatas papan keyboard lalu muncul sebuah gambar yang membutuhkan akses sidik jari. Raynelle mengeluarkan alat khusus yang dapat mendeteksi sidik jari yang dibawanya dan sistem yang dibuka oleh Aaron berhasil dibuka, ribuan data tumpang tindih di dalam sistem yang baru dibuka tersebut.
8.75.6K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as assassins c
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

Leonel mendengkus kesal. “Selama ini saya berpendapat bahwa tak akan ada orang yang mampu mengungguli teknik menembak tuan Hugo. Akan tetapi, setelah saya melihat sendiri bagaimana underboss Crusio mampu menembak tepat sasaran tanpa ada cahaya satu pun, saya mengakui keahliannya, Tuan. Sniper dengan segudang kemampuan luar biasa.” Dalbert tersenyum miris. Adegan-adegan itu berputar dalam memorinya.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as assassins c
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status