Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Tertidur pulas dengan lelah duduk dikursi bis yang laju cepat akhirnya sampai di kota Cirebon. Istirahat dirumah makan untuk melepas penat dalam perjalanan yang sangat melelahkan , Hapiel kini mulai bercerita tentang kariernya selama dua bulan. Ia yang pantang menyerah dua kali penolakan pekerjaan menabjubkannya semua keluh kesan saat sidang Ia ceritakan. Rahmat mulai menceritakan wanita idamannya yang tampangnya biasa aja tapi tidak terlihat bosan. Sutris bercerita tentang masa kuliahnya di jakarta dengan rasa humoris saling ketawa-ketawa mewarnai indahnya malam dirumah makan. Tengah malam mulai lewat , mobil mini bis yang tak kenal lelah itu menghampiri kami untuk menawarkan jasa angku
9.73.1K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Sepuluh Pesawat Kertas

Sepuluh Pesawat Kertas

"Tau nggak, sih? Ini tuh berat banget...." Tentu saja Ailis agak kesal, dari dua puluh buku Geografi yang dipinjam dari perpustakaan, sebenarnya cewek itu hanya membawa enam buku saja. Lalu apa susahnya, dibandingkan ia yang membawa sisanya? "Cuma kali ini aja, kok. Apa salahnya, sih, bantuin temen." "Bagus, deh. Karena gue nggak mau ngelakuin ini lagi. Malu tau, masa cewek cantik Dewi-nya sekolah kayak gue disuruh-suruh."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Mr. Rahasia

Mr. Rahasia

”Hoam ….” Aleeya menguap sambil merenggangkan tubuh. Susah payah ia membuka kedua mata yang terasa berat. Ia menajamkan penglihatan menyusuri sekitar ruangan. Seketika ia langsung terlonjak dan duduk. Kini nyawanya terkumpul sempurna. Satu detik. Dua detik. Tiga detik.
83.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
BI-LA

BI-LA

Bita dan Kara langsung menatap Nila dengan tatapan kesal, “Mia itu lho, yang kemarin pas wisuda dapat IPK 3.9 nyaris sempurna banget.” “Oh, tau.” Nila ingat soal salah satu temannya yang mungkin emang tiap hari sarapannya buku, soalnya pinter banget. “Tapi, kok dia bisa tau –maksud gue, emangnya dia kenal Abu?” Bita menggeleng, “Namanya Biru. Kalau Abu sih, peliharaannya Aladdin.” Nila tertawa, “Iya, sorry. Maksud gue Biru.”
2.4K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

00 tapi bapak belum juga kembali ke rumah, aku yang mulai khawatir mencoba menghubungi bapak tapi nomor bapak tidak aktif. Aku yang mulai mengantuk, tapi percuma aku tidak akan bisa tidur dengan tenang karena bapak belum juga kembali sudah mau masuk jam 00.00 lalu aku pindah ke teras depan sesekali menengok ke luar pagar tapi bapak belum juga terlihat. Saat ingin melangkah masuk membangunkan Rahmi tiba-tiba bapak membuka gerbang secara perlahan. "Pak dari mananya saja bapak ini, Ya Allah khawatir Laila di buatnya. Hp bapak pun tak aktif"
9.92.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Thanks udah mau datang." "Kamu bilang ini penting." "Iya." Alya menarik napas panjang, menatap Radit dengan tatapan yang sangat serius. "Radit, aku... aku udah mikirin ini matang-matang. Dan aku mau kamu tahu... tawaran surrogate mother aku itu bukan cuma omong kosong." Radit menatapnya dengan tatapan waspada. "Maksudmu?" Alya mengeluarkan sebuah folder dari tasnya. Di dalamnya ada beberapa lembar dokumen medis.
9.8111.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Albert : Bos sepertinya didepan itu rumah sakitnya. Anggoro : Ya kamu bisa sedikit lebih cepat, sepertinya paha saya keram karena memangku Anggun terlalu lama. Rara : Bisa anda berikan Anggun kesaya tuan. Anggoro : Tidak usah sedikit lagi sampai kok. Rara : "Berucap dalam hati" seperduli itu kah sekarang tuan terhadap Anggun. Albert : "Mengirim pesan ke Roy" Roy kami sudah sampai kalian dimana?
719 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Menjadi Istri Kedua Billionaire

Menjadi Istri Kedua Billionaire

"Oh iya, Aulia-- maaf jika pertanyaannya kurang sopan, tapi umur kamu berapa? Takutnya kita berbeda usia yang jauh dan aku malah tidak sopan. Tapi … sepertinya tidak." 'Ya Tuhan!! Dia sopan sekali, menggemaskan lagi. Kalau tidak ingat dia ini Nyonya besar dan istri dari Tuan Damon yang kejam, dia sudah ku karungi dan culik.' batin Aulia, gemas sendiri dengan suara lembut dan halus Disha. "Usiaku sekarang dua puluh enam tahun dan memasuki dua puluh tujuh, Di-Di-Disha."
9.9157.3K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

Lintang menghela panjang, lalu mengusap pinggang bagian belakangnya. Ternyata masalahnya bukan Intan, tetapi Fayra. Raga hampir saja salah sangka. “Belum.” Raga meraih tangan Lintang, lalu mendudukkan istrinya dengan perlahan di sofa panjang. “Hapeku … di …” “Meja makan,” jawab Lintang menyambung ucapan Raga. “Aku nggak sengaja lihat notifnya dia. Fayra minta 50 juta buat modal usaha sama temannya.”
9.8398.9K viewsCompletedAdded to Library 12.0K Times as aulia lapan bilan pdf
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status