Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sepuluh Pesawat Kertas

Sepuluh Pesawat Kertas

"Tau nggak, sih? Ini tuh berat banget...." Tentu saja Ailis agak kesal, dari dua puluh buku Geografi yang dipinjam dari perpustakaan, sebenarnya cewek itu hanya membawa enam buku saja. Lalu apa susahnya, dibandingkan ia yang membawa sisanya? "Cuma kali ini aja, kok. Apa salahnya, sih, bantuin temen." "Bagus, deh. Karena gue nggak mau ngelakuin ini lagi. Malu tau, masa cewek cantik Dewi-nya sekolah kayak gue disuruh-suruh."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Mr. Rahasia

Mr. Rahasia

”Hoam ….” Aleeya menguap sambil merenggangkan tubuh. Susah payah ia membuka kedua mata yang terasa berat. Ia menajamkan penglihatan menyusuri sekitar ruangan. Seketika ia langsung terlonjak dan duduk. Kini nyawanya terkumpul sempurna. Satu detik. Dua detik. Tiga detik.
83.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
BI-LA

BI-LA

Bita dan Kara langsung menatap Nila dengan tatapan kesal, “Mia itu lho, yang kemarin pas wisuda dapat IPK 3.9 nyaris sempurna banget.” “Oh, tau.” Nila ingat soal salah satu temannya yang mungkin emang tiap hari sarapannya buku, soalnya pinter banget. “Tapi, kok dia bisa tau –maksud gue, emangnya dia kenal Abu?” Bita menggeleng, “Namanya Biru. Kalau Abu sih, peliharaannya Aladdin.” Nila tertawa, “Iya, sorry. Maksud gue Biru.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

00 tapi bapak belum juga kembali ke rumah, aku yang mulai khawatir mencoba menghubungi bapak tapi nomor bapak tidak aktif. Aku yang mulai mengantuk, tapi percuma aku tidak akan bisa tidur dengan tenang karena bapak belum juga kembali sudah mau masuk jam 00.00 lalu aku pindah ke teras depan sesekali menengok ke luar pagar tapi bapak belum juga terlihat. Saat ingin melangkah masuk membangunkan Rahmi tiba-tiba bapak membuka gerbang secara perlahan. "Pak dari mananya saja bapak ini, Ya Allah khawatir Laila di buatnya. Hp bapak pun tak aktif"
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Thanks udah mau datang." "Kamu bilang ini penting." "Iya." Alya menarik napas panjang, menatap Radit dengan tatapan yang sangat serius. "Radit, aku... aku udah mikirin ini matang-matang. Dan aku mau kamu tahu... tawaran surrogate mother aku itu bukan cuma omong kosong." Radit menatapnya dengan tatapan waspada. "Maksudmu?" Alya mengeluarkan sebuah folder dari tasnya. Di dalamnya ada beberapa lembar dokumen medis.
9.8119.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Albert : Bos sepertinya didepan itu rumah sakitnya. Anggoro : Ya kamu bisa sedikit lebih cepat, sepertinya paha saya keram karena memangku Anggun terlalu lama. Rara : Bisa anda berikan Anggun kesaya tuan. Anggoro : Tidak usah sedikit lagi sampai kok. Rara : "Berucap dalam hati" seperduli itu kah sekarang tuan terhadap Anggun. Albert : "Mengirim pesan ke Roy" Roy kami sudah sampai kalian dimana?
865 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Billionaire

Menjadi Istri Kedua Billionaire

"Oh iya, Aulia-- maaf jika pertanyaannya kurang sopan, tapi umur kamu berapa? Takutnya kita berbeda usia yang jauh dan aku malah tidak sopan. Tapi … sepertinya tidak." 'Ya Tuhan!! Dia sopan sekali, menggemaskan lagi. Kalau tidak ingat dia ini Nyonya besar dan istri dari Tuan Damon yang kejam, dia sudah ku karungi dan culik.' batin Aulia, gemas sendiri dengan suara lembut dan halus Disha. "Usiaku sekarang dua puluh enam tahun dan memasuki dua puluh tujuh, Di-Di-Disha."
9.9157.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

“Aku minta maaf kalau kamu ngerasa nggak nyaman ada di sini.” “Nasinya sudah jadi bubur, mau diapain lagi.” Karena keempat kardus milik Lintang sudah dilakban rapat dan rapi semua, maka ia tidak berniat membukanya. Untuk itu, Lintang kembali bangkit, lalu keluar meninggalkan Raga. “Kita pulang sekarang,” ujar Raga ikut bangkit dan menyusul Lintang. “Ayo kita pamit–”
9.8410.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.3K kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Istri Delapan Puluh Kilo

Istri Delapan Puluh Kilo

Dia membuat surat kontrak yang menguntungkan dirinya. "Kamu ternyata Wewe gombel, Li!" dengusnya kesal. Lilian yang disebut Wewe gombel tampak tidak peduli. Dia tetap melanjutkan mengunyah apel dan anggur di piringnya. Satrio masih melanjutkan membaca surat kontrak yang telah dibuat oleh Lilian. 'Fasilitas yang harus diberikan tersebut di bawah ini : 1. Uang belanja bulanan sebesar 30.000.000
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

Bab 90 "Rendra! Tolong pelan sedikit, aku takut." Suara Maria gemetar, wajahnya pucat dan berkeringat. Tapi, Rendra tak peduli. Dia sengaja melakukan itu supaya perempuan itu kapok numpang mobilnya. Bukannya pelan, Rendra malah menginjak gas lebih kencang. Dia yang waktu mudahnya hobi balapan mobil itu tidak masalah saat harus melaju dengan kecepatan maksimal di jalan Raya.
17.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai aulia lapan bilan pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status