Syahadat Cinta
Bia Bahardacerita romantis pernikahancerita romantis pengantin barucerpen romantis pernikahancerita indah pernikahan
Mata Rania memanas, setetes, dua tetes, dan menjadi bertetes-tetes air mata Rania berjatuhan, dari halaman kedua hingga terakhir terdapat kesalahan yang sama di paper Rania yang artinya Rania harus menulis ulang paper tersebut.
“Jangan menangis dong Ran, aku bantuin deh, kamu tenang ya!” Aulia mencoba menenangkan hati Rania.
“Mana bisa Aul, tulisan kita kan tidak sama,” ucap Rania dengan terisak.
“Iya bagaimana ya? Aku juga bingung,” ucap Aulia sambil menggaruk kepalanya yang tertutup kerudung meski tidak gatal.
“Ustazah Ilma tega banget sih,” ucap Rania di sela tangisnya.
Hot Chapters