Purnama
Perutnya kembali berbunyi, ia menguatkan hati untuk datang ke rumah mertuanya.
Begitu pintu dibuka, Awan sang adik ipar berdiri di hadapannya.
"Ini, Kak." Awan memberikan satu keresek berwarna hitam dan sebuah amplop.
"Ini apa?"
"Beras 5 liter sama ada uang sedikit, semalem Awan denger ribu-ribut kakak berdua. Kak Bintang emang suka kelewatan."
Purnama terharu menerima pemberian dari Awan. "Makasih ya, kamu baek banget!"
Hot Chapters