Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Bahkan jika saja tidak mengingat kalau mereka sedang berada di kantor sekarang sudah pasti bogem mentah dia layangkan langsung ke arah pria muda di depannya ini. "Saya hanya tak suka orang-orang yang gemar bermain kotor dan licik. Jika Bapak pikir dengan uang semuanya akan jadi mudah, mungkin Pak Akbar harus segera mengubah pemikiran kuno itu. Karena tidak semua orang tertarik dengannya," ujar Kevin dengan suara dan wajah tak kalah datar.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.9K kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Bahkan kepala Azka diusap-usap oleh Abi beberapa kali. “Kamu itu anak baik, Az. Jangan berubah menjadi culas demi alasan apa pun. Ingat, Allah itu Maha Melihat. Apa pun yang kamu kerjakan, pasti lambat laun bakal dibalas dengan ganjaran yang sepadan.” Pesan menohok dari Abi membuat kami benar-benar terhenyak. Tak hanya untuk Azka, tetapi kata-kata itu pas sekali untuk seluruh manusia yang berada di ruangan ini. Termasuk aku dan Mas Yazid.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Istri Jaminan untuk Sugar Daddy

Istri Jaminan untuk Sugar Daddy

"Bukan Papa pelit, tapi Papa gak mau membuang-buang uang buat beli-beli barang-barang mewah buat kalian pamerkan pada orang lain!" "Ya itu artinya Papa pelit," ledek sang Istri. "Lebih baik uang itu dipakai untuk hal-hal yang penting buat kebutuhan keluarga, bukan buat senang-senang jalan-jalan dan shopping ke sana kemari, hanya itu yang kalian inginkan. Sedangkan, di luar sana masih banyak orang yang membutuhkan uang." "Itulah Papa selalu memikirkan orang lain daripada keluarga! Berhenti menasihati atau meminta Mama buat membatalkan rencana ini!"
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dicintai Manajer Mapan

Dikhianati Tunangan, Dicintai Manajer Mapan

Seruni membalasnya juga dengan canda. “Itu mah hemat bukan pelit, Run. Mana ada pepatah ‘pelit pangkal kaya’ yang ada ‘hemat pangkal kaya’,” timpal Indah yang tak terima dengan ucapan melantur sahabatnya. “Iya-iya. Aku koreksi deh. Aku sedang berhemat bukannya pelit,” sahut Seruni yang membuat Intan mengacungkan jempol padanya. “Run, apa kamu sudah move on dari Panca?” Intan tiba-tiba menanyakan hal itu dengan mimik serius.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Penghakiman sang Penguasa Dunia

Penghakiman sang Penguasa Dunia

Senrienta mulai tertawa puas mendengar penjelasan Azazel yang sangat lucu, padahal Azazel sendiri tidak menggunakan nada yang menghibur, semua kata-kata yang keluar menggunakan nada datar. “Mengerikan katamu? Kata-kata itu hanya dilontarkan oleh mereka yang lemah saja, mereka yang kuat tidak akan menganggap kami sebagai makhluk mengerikan! Di dunia ini penuh dengan orang-orang lemah yang selalu saja arogan, bukankah kau sudah menyaksikannya sendiri, di kota ini betapa mudahnya orang-orang dimanipulasi oleh kekuatan yang di luar nalar mereka! Nyawa mereka tidak lebih hanya sebuah butiran debu yang tidak berguna...”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

Menjadi Istri Kedua Mantan Mertua

Aku tidak langsung masuk kesana, masih diam di balik dinding, mendengarkan Ibu mertua memergoki mereka. "Jelita! Kamu itu tau malu nggak? Pakaian saja yang lebar, tapi hati kamu sempit. Merasa diri yang paling sempurna itu termasuk golongan orang yang munafik." Jelita menunduk, dia tidak menyangka, kalau Ibu mas Abizar akan datang ke rumah kami. Rasakan kamu Jelita, malu nggak tuh.
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.1K kali sebagai azab orang pelit
Tampilkan Ulasan (88)
Baca
+Pustaka
Demigoddess
maaf kak otor, bab 542, dan 2 bab selanjutnya (6 & 61) kok isinya sama semua ya? koin untuk bab 6 yg setelah bab 542 juga sangat besar kenanya yaitu kena potong 71 koin dan bab 61 nya juga isinya sama dgn bab 542 & 6. Mohon infonya apakah koin yg kena potong sangat besar untuk 1 bab itu akan balik?
Zizizaq
Awalnya santai bacanya, lihat babnya langsung stop dulu deh. Keren Thor. Ceritanya oke. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Baca Semua Ulasan
Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!

Tatapannya tenang, terlalu tenang untuk seseorang yang sedang direndahkan. “Mengemis?” ulang Alex pelan. “Kau terlalu berimajinasi.” Abel terkekeh geli. Ia melipat tangan di dada, jelas menikmati posisi unggulnya. “Aku hanya realistis,” katanya. “Tempat ini bukan untuk orang sepertimu. Ini perjamuan tingkat atas. Para penguasa, para pemilik modal, orang-orang yang bisa menentukan hidup mati sebuah keluarga hanya dengan satu tanda tangan.”
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Cinta Itu Tidak Datang Tiba-Tiba

Kata opa penuh semangat. “Kalau dia miskin?” “Miskin apa?” Tanya sang opa. “ Yaaa..miskin harta contohnya.” "Orang yang tidak punya harta dan merasa dirinya miskin itu orang bodoh. Orang seperti ini akan sulit berkembang karena dia akan menganggap hidup itu permanent jadi kemiskinannya juga permanent. Orang yang benar-benar miskin di dunia ini itu miskin ilmu dan miskin moral.” Opa menjelaskan dengan rinci pada Griselle.
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

“Terlalu banyak aturan. Orang miskin tidak bisa terlalu pilih-pilih.” Leo menatapnya. “Justru karena orang miskin membeli dengan uang susah, barang buruk itu lebih jahat.” Kerumunan mereda. Kalimat itu tidak panjang, tetapi menahan tawa beberapa orang. Bersambung
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Aku Lelah Denganmu, Mas!

Aku Lelah Denganmu, Mas!

ucap ibu mertua. "Aku juga nyesel Bu nikah sama orang pelit seperti Mas Rizwan," ucapku tak mau kalah. Udah saatnya aku melawan mereka. selama menikah aku terus saja dihina dengan alasan aku orang miskin dan tinggal di Panti asuhan. "Rizwan itu tidak pelit buktinya kita semua dikasi jatah bulanan," ucap Mbak Rina tanpa dosa. "Pelit untuk istri dan loyal buat keluarganya. Jadi kalau nanti ada apa - apa dengan Mas Rizwan tolong dibantu ya," ucapku dan segera berlalu ke kamar.
1020.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 498 kali sebagai azab orang pelit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status