ANATASYA
Sangat sakit, mendengar orang yang ia cintai, mencintai orang lain.
"O-ohh, kalo boleh tau siapa orang itu?" walaupun sakit, Aurel tetap berusaha menerbitkan senyumnya.
"Dia." Rendra dengan bangga, menunjuk ke arah Ana.
Aurel mengikuti arah pandang Rendra, " dia pelayanan Cafe ini?" tanya Aurel, tanpa mengalihkan tatapannya.
Rendra mengangguk.
"Kok bisa?" tanya Aurel.
Bab Populer