WARUNG TENGAH MALAM
pujangga maniklampu malammisteri warung depan rumah part 10arti mendengar suara orang mengaji tengah malambackground lampu malam
Kata Eti sambil memegang tangan Ibu sambil pamit kepada Ba’a yang masih duduk di rumah itu.
***
Angin malam berhembus kencang dari lautan selatan yang membentang luas, belum lagi suara ombak yang terdengar sangat nyaring apabila malam hari.
Terlihat Ba’a kini sedang duduk menghadap samudera luas, entah apa yang dia lakukan. Namun tidak seperti layaknya para manusia di Gunung Sepuh, tidak ada sesajen di dekatnya. Dia hanya duduk dan memejamkan mata, seperti sedang melakukan sesuatu.
Hot Chapters