Misteri Obat Dari Baby sitter
Saat ini aku masih berbaring, memejamkan mata sambil berpikir apa yang harus kulakukan, suara kendaraan Adam terdengar meninggalkan halaman, menyusul beberapa menit suara langkah kaki Alea menghampiri kamarku, aku kembali memejamkan mata dan dengan tenang mengatur napas ku.
Hanya sebentar saja ia mungkin melihat keadaanku, tak lama suara dering handphonenya berbunyi. “Ya, Kak. Rencana harus kita matangkan lagi, aku yakin dosis obatnya masih kurang,”
Apa??? Rencana? Rencana apa? Siapa sebenarnya baby sitter ini dan siapa yang dipanggilnya kakak di telepon tadi?
Hot Chapters