Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIA BUKAN BAPAKKU

DIA BUKAN BAPAKKU

“Cucu Nenek yang cantik. Ayo cerita, Lila kenapa?” Bocah berusia tujuh tahun itu menggigit bibirnya, matanya menatap cemas ke arah pintu. “Tadi—” Lila akhirnya mau buka suara. “Lila nggak sengaja numpahin air di buku pelajaran, terus … terus Ibu guru marah.” Suaranya gemetar, dan matanya mulai berkaca-kaca lagi. “Terus teman-teman ngetawain Lila. Teman-teman bilang, Lila anak nakal.”
853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Dia melihat buku yang dibaca temannya itu, "Apa ini?" "Lo gak tau? Ini namanya buku!" Hina menatap Dinda, "Iya gua tau. Maksudnya, ini buku apa?!" "Buku novel." Tunjuknya. "Emang pengen banget gua timpuk pake batu, ya. muka lo!" Kesal Hina. "Novel Bumi Manusia. Karya Pramoedya Ananta Toer." Jawab Dinda akhirnya, senang sekali dia bisa menggoda temannya itu.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Miss Gagal Move On

Miss Gagal Move On

Suara ponsel mengalihkan perhatian Diana, ia menghapus segera air matanya dan mengatur suaranya agar tidak terdengar serak. "Iya halo," sahut Diana dengan nada riang yang dibuat-buat. "Maaf Mbak, naskah novel yang anda ajukan satu bulan lalu, tidak bisa kami terima karena tidak sesuai dengan keinginan penerbit," terang suara seberang. Diana berusaha tegar, ia tidak berusaha untuk berdebat tentang naskahnya dan mengakhiri percakapan tersebut seadanya. "Tidak masalah, saya mengerti."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah karena Wasiat

Terpaksa Menikah karena Wasiat

Namun ia datang untuk mengambil pulpen karena Vio memintanya. Mila pura-pura bekerja selagi Diaz belum pergi. Setelahnya ia merasa ingin tahu novel apa yang dibaca Diaz. Mumpung pria itu tengah keluar, alangkah baiknya ia cepat-cepat cari tahu. "Heh, ini bacaan apa?" Mila tidak asing dengan adegan ini. Ia pun membuat narasi seperti di novel milik Diaz, tetapi mengapa rasanya aneh karena pembacanya satu kamar. Decakan keluar dari mulutnya begitu saja. Umur mereka sudah cukup untuk membaca hal seperti ini. "Dia kenapa baca novel er*tis begini?" Kalau Mila jelas ingin membuka pandangan tentang novel bagi para pembacanya. Sedangkan Diaz? Untuk apa dia membaca ini?
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Siapa yang Peduli?

Siapa yang Peduli?

Pertengkaran kali ini lebih besar dari biasanya dan rekan Diana cukup khawatir dengan nasib Diana di kantor tapi yang jadi pusat kekhawatiran malah asik membaca novel yang dia beli secara impulsif untuk meredam amarahnya. Buku fiksi adalah pelarian Diana agar tidak menjadi psikopat gila yang akan membunuh manajernya sendiri. Terkadang Diana sendiri takut dengan apa yang dia bayangkan untuk menghabisi manajernya yang kelewat menyebalkan. "Kuharap dia dikerumuni oleh semut merah!" umpat Diana sambil menutup novelnya, karena itu halaman terakhir. Padahal sudah lama berlalu dan Diana mencoba menghilangkan amarahnya dengan membaca novel teenlit yang membahas kisah manis saat masih SMA. Rasa kesal
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Diana, The Virgin Wife

Diana, The Virgin Wife

tanya Diana pada pedagang buku itu. "Ada mbak. Sebentar." Pedagang itu segera mencari-cari letak buku yang dimaksud. Setelah menemukannya dia berkata kepada Diana, "Ini mba yang bagus. Bukunya Barron. Ada CDnya juga buat belajar listening." Pedagang itu menyerahkan bukunya pada Diana untuk dilihat-lihat. "Okay mas, aku ambil ini ya," kata Diana sambil mengambil uang di dompetnya.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
HASRAT CINTA PERTAMA

HASRAT CINTA PERTAMA

balas Diana dengan senyum yang tak lepas dari bibir seksinya. “Lho? Kok ada kaleng-kalengnya segala,” protes Ivan dengan mengerutkan kedua alisnya. “Iya, itu istilahnya Amih Lilis, penulis kesukaanku. Kalau lagi baca novel dia tuh, gigi jadi keriting dibuatnya.” Diana tertawa lagi kala menjelaskan kepada suaminya. Selama ini Diana memang suka mengisi waktunya juga dengan membaca novel-novel di aplikasi yang sudah menjamur di Indonesia itu. Hatinya yang selama menikah dengan Rey dipenuhi oleh ketidakbahagiaan, dihiburnya dengan membaca novel-novel bergenre roman komedi, sehingga ia bisa melupakan rasa kesepiannya.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
We Are

We Are

Sosok itu terlihat fokus membaca. Tiba-tiba Revan memiliki niat untuk menghampiri sosok itu. ***** Diana berjalan sambil melihat-lihat deretan buku di rak perpustakaan. Ditangannya sudah ada dua buku yang mau ia baca. Tiba-tiba langkahnya berhenti. Matanya sedikit menyipit untuk memastikan apa yang ia lihat. Diana memiringkan kepalanya. Ia melihat buku yang kemarin menjadi rebutan antara dirinya dengan murid baru yang bernama Revan.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
REVENGE OF MY HUSBAND

REVENGE OF MY HUSBAND

Dengan menatap wajah damai Christian, Fiorella membuka halaman terakhir ia membaca novelnya. Walaupun ia tengah merasa bahwa seluruh dunia seakan melukainya, namun bagi Fiorella novel adalah pengalihan. Setelah membaca novel ia merasa gairah hidupnya kembali bangkit, sesaat ia melupakan permasalahan hidupnya hingga akhirnya ia tertidur kelelahan di atas sofa meringkuk bak bayi dengan novel yang masih ia peluk erat di depan dadanya.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

Fia berjalan berbalik arah dari tempat Yuan berada. Fia terus berjalan sampai langkahnya sampai di rak yang menampung novel aksi dan komik serta beberapa novel horor. Dengan asal Fia mengambil salah satu novel yang ada. Dia membawa sinopsis novel dengan raut wajah datar. Dengan acuh Fia menaruh kembali novel di tangannya ke rak. Tangannya kembali memilih dan pandangan tertuju ke salah satu novel horor yang ada di rak. Dia mulai membaca sinopsis dengan raut wajah bingung. “Yang nulis imajinasinya sangat tinggi" kata Fia dengan lirih sambil menatap ke arah novel dengan tatapan datar.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai baca novel terjemahan diana palmer
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status