Red Clock
walaupun plot yang di ceritakan tidak utuh, tetapi Claire, sebagai pembaca novel yang paling berbakti, bisa menebak dengan plot selanjutnya.
Perlahan penghalang menimbulkan lubang retakan, terus mengebu-gebu seperti adanya pukulan berturut-turut. Claire menggenggam pedang dengan kedua tangannya, mencpai konsendudu dirinya untuk tidak memalingkang pandangannya. Perlahan tapi pasti lubang keretakan mulai melebar dan seorang iblis masuk dengan semyum meringai diwajahnya.
Chapitres populaires