Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir
Di situ, seorang wanita paruh baya dengan wajah ramah tengah melayani pembeli yang datang untuk membeli nasi kuning.
Hasan memarkir mobilnya di pinggir jalan dan keluar dengan hati-hati. Ia berjalan mendekati warung tersebut, mencium aroma nasi kuning yang menggoda. Wanita penjual nasi kuning itu menyambutnya dengan senyum hangat.
"Selamat pagi, Bu," sapa Hasan dengan sopan. "Saya Hasan, lagi cari Pak Asep lurah di sini, tapi saya lapar, sambil istirahat saya pesan nasi kuningnya ya, Bu.”
Hot Chapters