Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai
Ia menyerah pada arus, membiarkan dirinya tenggelam dalam gelombang gairah yang dikendalikan oleh sang Nyai.
Nyai tersenyum tipis, seolah puas melihat rencananya berjalan sesuai keinginan. Ia usap wajah Fatih yang memerah. Lalu dengan perlahan, Nyai mengarahkan tangan Fatih, membimbing jemari pemuda itu untuk menyentuh antara paha mulusnya yang terendam air hangat.
"Rasakan betapa basahnya aku untukmu, Fatih. Kamu bisa merasakannya bukan, aku tidak akan merasa cukup sekali," bisik Nyai.
인기 회차