Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sekamar dengan Atasanku

Sekamar dengan Atasanku

Langsung saja roh si ayam bersin dari dalam kubur mendengar hal itu. "Aku juga yang kena salahkan," keluhnya pake bahasa ayam. "Ya, maaf. Cuma mau ngasih tau pembaca saja biar tidak ada rasa penasaran diantara kita," jelas sesemakhluk. "Oke lah kalau begitu jangan lupa bintangnya ya," kata roh si ayam sebelum kembali ke alamnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Antara Dendam, Hijrah, dan Cinta

Dia dapat melihat dengan jelas, sorot mata Marisa yang menggambarkan penyesalan dan kesedihan yang mendalam. "Kenapa? Kenapa kamu bicara seperti itu? Siapa pun pantas untuk membaca ayat suci, kamu pun bisa." ucap Umi. "Tapi Marisa belum bisa membacanya, Umi. Marisa masih bodoh dalam hal agama, Marisa sangat menyesal karena sudah menghabiskan umur Marisa dengan sia-sia." Umi mulai mengerti kalau ternyata Marisa memang sangat awam, dia bahkan belum bisa membaca ayat suci.
101.6K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
SANTET KIRIMAN MADU

SANTET KIRIMAN MADU

Pak Ustad mengambil segelas air lalu mulai membacakan ayat-ayat Alquran yang berhubungan dengan sihir dan ayat-ayat rukiah seperti surat Al Baqarah, Al-fatihah An-Nas, Al-falaq dan Al-Ikhlas lalu membaca surat-surat yang lain. Reaksi Mas Ilham pertama kali tidak banyak bergerak namun lama-kelamaan kulihat ya semakin tidak nyaman dan gerah, Ia berusaha menggerak-gerakkan badannya sementara keringat dingin bercucuran dan memenuhi wajahnya. Aku berinisiatif untuk mengambil tisu dan menyeka wajah suamiku namun tiba-tiba ia menepis tangan ini lalu mendorong tubuhku hingga terjerembab ke lantai.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

Dia mengambil coffee itu perlahan, menatap sampingnya tertulis kata-kata: ‘Semangat. Paula tersenyum tipis, senyum yang hanya dia sendiri mengerti. Dia menyesap kopi itu perlahan, membiarkan kesegaran menyelimuti tubuhnya sejenak. Tanpa ada yang tahu, tulisan kecil itu memberikan dorongan yang tidak ia sangka-sangka. Paula berbisik pelan, seolah berbicara pada dirinya sendiri. “Terima kasih, pak Jexon.”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Mengemis Maaf Istriku

Mengemis Maaf Istriku

Hanum menatap suaminya dengan alis terangkat. "Aku mau tidur! Kamu berdo'a saja supaya aku tidak nekat malam ini. Karena, setelah dipikir-pikir bagus juga kalau aku harus memberi kalian sedikit pelajaran. Misal ... menerkam diam-diam saat kalian tengah lelap?" Karim tercekat, laki-laki itu bergidik mendengar ucapan sang istri. Terlebih saat ia melihat istrinya yang sedang menatapnya dengan tajam dan seringai tipis di bibirnya. *
1036.0K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

Siapa maksudnya? "Itu.. Langit." "Oh.." Aluna melipat bibir. Dia juga tak tahu dimana pria itu. "Mungkin sedang bersiap datang. Pagi ini aku belum bertukar pesan dengannya." "Begitu rupanya. Mumpung dia belum tiba, coba kamu kirim pesan untuknya. Katakan, jangan lupa mengajak Sinar kemari." Ucap Aamir lagi. Mawar yang mendengar itu hanya tersenyum. Rasakan saja Aamir! Siapa suruh membuang kue coklat itu sembarangan.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Kesesuaian Jiwa

Kesesuaian Jiwa

Tapi kali ini aku tak paham apa makna senyumnya. “Baiklah. Pertama, maksud pemuda itu datang ke rumah kami ternyata dia ingin memberi kesaksian Nai. Sebelumnya ia mendengar khutbah jumat suamiku. Dalam khutbah, kala itu suamiku membahas tentang surat Al-Baqarah ayat 216. Aku jadi penasaran apa isinya? Kok sampai pemuda itu berinisiatif datang ke rumah kami setelah mendengarnya. Lalu aku menyuruh suamiku menjelaskannya lagi. Karena saat suamiku khutbah tentu aku tidak berada di sana kan? Jadi aku tak tahu apa isi khutbahnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Secawan Madu “Diam. Jangan katakan apa pun. Biarkan air matamu menceritakan semuanya. Ketika hati mulai terbakar, baunya seperti dupa.”—Maulana Jalaluddin Rumi. *** Rafan benar pergi bersama Marsha sehingga aku hanya sendiri dalam rumah. Suasana tentu amat sepi apalagi tahu suami sedang bersama istri keduanya. Sepertinya Rafan menolak pergi bersama Marsha, tetapi perempuan kedua itu keras kepala sampai menjemput Rafan.
1037.4K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

’ Tapi di bawah baris itu, tanpa sadar, tangannya menulis kalimat lain, bukan dengan kesadarannya, melainkan seolah dipandu sesuatu: “Layung moal hurung lamun rasa can jembar.” (Layung takkan menyala bila rasa belum terbuka.) Arjuna seketika tertegun. Sementara Kujang di atas meja pun bergetar pelan, mengeluarkan cahaya merah yang lembut. Dan dari ujung tenda, suara Ki Sembada terdengar lirih. “Hidup takkan damai bila leluhur belum berdamai.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
Sepuluh Pesawat Kertas

Sepuluh Pesawat Kertas

“Biar beda aja. Yang beda itu gampang dikenang tau.” Napasnya dibuang kasar, mengepalkan jemarinya emosional. Lalu dengan sisa kesabaran ia meraih satu pesawat kertas dan membaca tulisan di atas sayapnya. Gue cuma mau ngucapin selamat malam. Jangan lupa cuci kaki dan tangan. Dan baca doa dulu sebelum tidur biar nggak digangguin setan. Gue kan nggak mau jodoh masa depan gue ketakutan. :)) :*
2.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as bacaan semar mesem
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status