Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Kata Gita. Bima terdiam. Dia paham betuk arah pembicaraan ini. Bima teringat kembali hari itu, hari di mana seharusnya dia bisa menahan nafsunya. Seperti biasa, mereka belajar di kamar Gita. Kamar Gita lumayan luas. Namun suasana pada hari itu tidak seperti biasanya. Gita sedang dalam keadaan murung. Bima berusaha untuk mencerahkan suasana namun tidak berhasil. Akhirnya Bima melakukan aksi terakhir, dia menyentuh kepala Gita dan mengelusnya dengan lembut. Berharap Gita mau mencurahkan emosinya kepadanya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Mas Dimas (Tetangga Baru): "Oh ya, semoga hari ini naskahnya lancar. Jangan terlalu memaksakan diri kalau sedang buntu. Ceria sedikit, Mbak. Have a great writing day." Jemari Ruby membeku di atas layar. Ketikannya menggantung. Jantung Ruby berdetak sedikit lebih cepat. Bagaimana Dimas bisa tahu?
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Jerat Manis Istri Siri

Jerat Manis Istri Siri

bisiknya menguatkan diri. Ia menghapus sisa air mata di pipinya. Baginya, penderitaan hari ini hanyalah investasi kecil untuk kemenangan yang lebih besar di masa depan. **** Di Semarang, "Rey, nanti malam telepon aku, ya. Aku sedang sensitif hari ini," ketik Kimmy. Pesan itu terkirim dan masuk ke ponsel Reyner yang saat itu sedang sibuk mengecek blueprint proyeknya di Semarang. Reyner hanya melirik sekilas notifikasi yang muncul di layar tanpa niat untuk membalasnya.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Editorku

Sentuhan Panas Editorku

Ia melirik sekilas ke arah Meysa, sebuah isyarat halus yang hanya dipahami Meysa untuk segera menyapa. "P-pagi, Pak Adam. Semoga lekas sembuh dan bisa segera beraktivitas kembali," ucap Meysa pelan. Ia meremas jemarinya sendiri, mencoba sekuat tenaga menutupi kegugupan yang nyaris meledak di dadanya.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

Talang Mayan: Warisan Tekad Pemburu Darah Iblis

ucap Intan Selake sembari menatap ke arah burung merak kecil yang terbang di sekitar Talang Mayan, “Apa kau sejenis siluman?” “Ehhh ..,” Dewa Semaranta terbang di hadapan gadis itu, dengan rasa terkejut bukan kepalang, “Kau .., kau bisa melihatku?” “Hem ..,” Intan Selake mengangguk cepat, “Bahkan aku bisa mendengar suaramu.” Dewa Semaranta langsung terbang ke arah Talang Mayan, “celaka,” ucapnya, “Celaka, ada manusia lain yang bisa melihat keberadaanku, padahal dia bukan muridku.”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

“Maksudnya apa, Sayang?” “I—itu, itu doa sebelum ....” Dia menunduk semakin dalam. Daripada penasaran, mending berselancar ke sosial media mencari keterangan serta arti doa tersebut. Orang aku serius mau belajar kok jawabannya pakai rahasia-rahasia segala. Aku mengulum senyum saat membuka aplikasi berlogo huruf G dan mulai memahami maksud Mas Abraham mengirimkan bacaan tersebut.
1098.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

Namun, ternyata lelaki itu sudah punya rumahnya sendiri di sana. "Ngomong-ngomong, selamat datang kembali ke rumah ... ke Semarang." ...---... hey, this is a story I hate but I told it to cope the pain I'm so sorry if you can relate [1] *** [ to be continue ] [1] Penggalan lirik milik Madison Beer — Reckless.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

*** Bersambung Terima kasih. Utamakan baca Al-Quran
9.167.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Kubuka gawai dan kukirim pesan pada Abi yang saat ini sedang menatapku, mengedipkan satu matanya, seolah menggodaku. Bella: [Apa maksudmu?] Abi: [Suamimu pulang, jangan marah-marah, sambutlah dengan hangat.] Aku berdecak membaca pesan itu. Kumasukkan kembali ponsel lalu kembali kuikuti seminar sesi terakhir. Sekarang giliran Abimana yang memberikan materi. Aku tetap mengikuti dan bersikap profesional. Walau sesekali Abi mengerjai dengan melempar pertanyaan-pertanyaan sulit padaku, tapi aku tetap berusaha menjawabnya tanpa emosi, karena aku sadar ini bukan di rumah yang biasa kami gunakan untuk berdebat dan mengolok satu sama lain.
1065.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Ucap Rara sambil mengelus rambut suaminya. “Abisnya gemes banget deh perutmu, jadi ga sabar.” “Sabar ya papa, kita pasti keluar kok.” Ucap Rara sambil menirukan suara anak kecil. “Dek soal semalem jangan terlalu di pikirin ya? Percaya sama Tuhan, bahwa semuanya bakalan baik – baik aja.” “Iya mas, maafin aku ya udah mikir yang ngga – ngga.”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai bacaan semar mesem
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status