Pembantu Rasa Nyonya
“Kenalkan. Ini istriku, Maharani.”
Lelaki yang seumuran Mas Suma mengulurkan tangan dan memperkenalkan diri. Dia dosen di tempat ini. Pantas saja penampilannya begitu rapi dengan rambut berwarna putih yang disisir ke belakang.
“Mas Bambang ini seniorku dulu. Memang kami beda fakultas, tetapi satu unit aktifitas,” jelas suamiku, dibenarkan teman lamanya.