Sistem Aura (Infinity)
Sebilah keling yang berstrukur seperti pisau digunakannya dalam menyerang.
Namun begitu penampakan sosoknya tedas di depan mata, terbit persepsi yang mengharuskan Kael menyelidikinya. Duel tidak lama, mereka serentak berhenti.
“Tunggu sebentar ….” Kael terhenti sedangkan matanya mengobservasi tokoh yang rasanya tak asing itu—menilik pada sepatu pantofel hitam, celana jin kelabu dengan sobekan modis di lutut, rompi hitam dengan pernak-pernik berbahan metal, dan mantel hangat warna hitam yang membungkus tubuhnya dikancing satu dengan punggung tersemat tambalan kain hitam yang menyimbolkan huruf 'A'. “Apa namamu … Arata Asahi De Antares?”