Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Revenge

Revenge

Kata-kata orang di seberang sana membuatnya bertambah gundah. Dia semakin tak tahu harus bagaimana, dendamnya yang membara ingin segera dituntaskan, tapi seseorang malah membuatnya harus menahan diri. Dia bukan orang yang sabar, dia orang yang harus segera mencapai tujuan. Semua musuh sudah di depan kata, semua lawan tinggal dibinasakan, dengan sekali pukulan Kemudian dia meninggalkan meja kafe, menyelipkan selembar uang tips, berharap dosanya sedikit terampuni dengan berbagi rezeki.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as spiteful
Read
+Library
Mistake

Mistake

sakit tapi tak berdarah . apa ini yang di namakan patah hati ? kalau iya berarti dia sedang patah hati . atau ini yang namanya cemburu ? kalaupun iya berarti thea sedang cemburu . dan -- apa mungkin thea sudah mulai menyukai adriell sehingga dka menganggap jika semua ini cemburu atau patah hati ? kalaupun iya thea harus apa ? melupakan atau berjuang ? .
8.712.1K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as spiteful
Read
+Library
Revenge

Revenge

ujarku. "Kamu malu jalan denganku? Bilang saja kalau malu!" seru Jansen penuh kemarahan kepadaku. Aku ini salah apa sehingga dijadikan pesakitan seperti ini. Semula aku sangka Jansen adalah pria yang menyenangkan dan bisa dijadikan sahabat di luar kantor. Tapi sifat Jansen lama-lama jadi aneh terhadapku, yang membuatku tidak nyaman apabila berada di dekatnya.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as spiteful
Read
+Library
Greedy

Greedy

Bara sangat tidak suka dengan orang pemalas dan tidak cekatan. Dan pada malam itu, Bara meluapkan amarahnya, sebab orang-orang yang tidak cekatan. Malam itu rumahnya dihebohkan dengan pencurian emas di kamar ayahnya. Emas yang diambil pun jumlahnya tidak main-main. Bara merasa marah, karena satpamnya yang tidak cekatan. Dan salah satu satpam menjadi korban dari hantaman kepalan tangan Bara.
Hot Chapters
105.4K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as spiteful
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Byakta membuat wajah Speranza memucat. "Ha?" Byakta tertawa melihat wajah Speranza yang begitu pucat. Speranza mengerutkan dahinya melihat Byakta yang tengah tertawa. "Ada apa?" tanya Speranza polos. "Aku hanya bercanda, mengapa reaksimu berlebihan seperti itu?" Byakta kembali tertawa hingga membuat Speranza kesal. Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as spiteful
Read
+Library
Haters

Haters

Padahal niat awal mau bacain komen-komenannya mumpung belum ngantuk, tapi tulisan alay fans si Gibran bener-bener ganggu. Gue bingung banget sama fans yang menyelami akun haters idolanya, bisa-bisanya spesies seperti mereka ini punya waktu buat bales-balesin dan ngelawan komenan yang jelekin idolanya, di lapak haters lagi, yang udah pasti banyak tulisan kebencian. Kalau nyerang orang yang ngejelekin idolanya di akun idolanya, ya itu bolehlah. Ini udah pada tempatnya, akun haters, masih aja mau belain idolanya yang udah jelas dia gak akan menang.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as spiteful
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

“Oke. Ini gila. Aku enggak tahu kalau spekulasiku bakal jadi nyata. Rasanya aneh aja buat seseorang kalau mereka baik-baik aja walau tahu hubungan mereka enggak akan menuju jalan yang bagus.” Alora mengerjapkan matanya. “Setuju. Aruna itu memang tipe yang bakal ngasih kamu segalanya, tapi bukan berarti dia enggak bakal jenuh. Cuma aku enggak nyangka kalau bakal secepat ini sih.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as spiteful
Read
+Library
Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Dia mengguncang botol itu sambil berkata, "Janice, mau coba mainan baruku nggak?" Di label botol itu tertulis 'Asam Sulfat'. Gadis itu menyunggingkan senyum angkuh dan berkata dengan nada provokatif. "Oke, kita lihat apa malam ini kamu bisa keluar hidup-hidup dari vila ini." Pernyataanku ini sontak langsung membuat gadis itu murka. Dia membuka tutup botol dan hendak menyiram air keras itu ke tubuhku. Aku mulai berteriak sekuat tenaga, berlari ke ruang tamu sambil menjinjing rokku.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as spiteful
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Ia selalu serius dengan kata-katanya. Rasa kesalnya bertambah ketika terdengar suara-suara orang tertawa. Lima orang pemuda yang lebih tua darinya duduk di sebuah meja sambil bersorak-sorai, seolah mengejek dirinya yang sedang patah hati. "Gila, gila, gila! Bos kita ini bener-bener gila! Nggak nyangka cuma dalam sehari dia udah bisa dapetin tuh cewek! Instant banget!" teriak salah satunya.
105.2K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as spiteful
Read
+Library
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as spiteful
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status