Di Balik Rupa Burukku
Masak sih sehebat itu?
"Woi, edan!" Pekik Dariyah sambil mencubitku kuat, seketika aku meringis kesakitan menerima cubitan dengan tenaga buldozer wanita ini.
"Laki-laki itu kurasa kurang waras, masak wajah yang super guanteng, body atletis macam model internasional gitu kok masih mau beli perempuan untuk pemuas nafsu. Orang kayak gitu gak perlu nyari apalagi beli dah dikerubuti perempuan kayak gula dikerubuti semut. Kurasa ada yang konslet di otak laki-laki itu, aku pengen lihat gimana kalau dah ketemu kamu, Ai. Masih mau ngeluarin duit banyak gak buat perempuan jelek kayak kamu." Dariyah nampaknya sedikit emosional melihat siapa lelaki yang akan membeliku, kalau Mak lampir ini sudah bilang
Hot Chapters