Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Warisan Kultivasi: Pengendali Awan

Dan ia telah belajar, kekuatan sejati datang saat kau tidak lagi takut kalah. "TOMBAK PETIR BERCABANG!" Langit menjawab panggilannya. Sepuluh petir turun bersamaan, jauh lebih kuat dari sebelumnya, setiap cabangnya sebesar pohon dan mereka semua mengejar Surya yang masih di udara, tidak bisa menghindar. CRAAAAASH!! Petir menghantam Surya dengan kekuatan penuh. Armor hitamnya retak, pedang darahnya meledak menjadi serpihan, tubuhnya terbakar, jatuh ke arena dengan keras.
10680 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan di Siang Hari

Perselingkuhan di Siang Hari

Jalan setapak di tepi telaga memantulkan cahaya oranye dari matahari yang mulai condong ke barat. Ia melangkah perlahan, matanya menyapu pemandangan: saung-saung kayu yang terapung, dan permukaan air yang berkilau seperti kaca. Suara gemericiknya terdengar menenangkan. Kiara berhenti di tepian danau, menaruh kedua tangannya di pagar kayu. Ia memejamkan mata, membiarkan sinar senja menyentuh wajahnya. Rambutnya sedikit tergerai ditiup angin.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Malam yang panas

Malam yang panas

Kamera menyala, menangkap setiap gerak Reza. Seseorang sedang merancang kehancuran. Dan mereka belum tahu—badai baru akan datang.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Nona, Tuan CEO Ingin Lebih dari Semalam
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Dewa Terkuat

Reinkarnasi Dewa Terkuat

Dari kejauhan, petir itu benar-benar menyerupai naga raksasa yang melintasi langit dan bumi, langsung turun di atas Kota Guntur dan menghantam Jian Pingdao di garis depan. Pemandangan itu mengerikan. Kilat yang membentang ribuan mil itu tampak seperti naga mengamuk, memancarkan cahaya gemuruh yang menakutkan. Ledakan! Petir menyambar, langsung menuju Jian Pingdao. "Siapa yang bergerak?"
9.8247.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Tampilkan Ulasan (60)
Baca
+Pustaka
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang yang memiliki bakat besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit. Selain itu, 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga menjadi Gurunya.
Baca Semua Ulasan
Damian&Kimberly

Damian&Kimberly

Mereka berciuman dengan begitu hangat dan penuh kelembutan, menyalurkan gelora hasrat dua insan itu. Gelegar petir begitu keras bersamaan dengan hujan turun begitu deras. Langit di luar sangat gelap. Pepohonan bergerak-gerak akibat angin yang kencang. Kilat dari langit akibat petir tampak sangat menyeramkan membelah langit seakan menampilkan percikan listrik.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Kultivasi Awan Surga

Kultivasi Awan Surga

Petir menyambar cakrawala, pemandangan yang seratus kali lipat lebih menakutkan daripada penglihatan apokaliptik mana pun. Di tengah badai ini, di mana kekuatan petir paling dahsyat, Lee Xue'er duduk bermeditasi, menyilangkan kakinya. Seberkas cahaya spiritual melesat dari kejauhan, menembus kegelapan dengan kilatan sekilas sebelum menyatu dengan wujud Lee Xue'er.
9.2117.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Langit Merah

Langit Merah

Tubuhnya perlahan mengeluarkan cahaya putih. “Tidak akan ku maafkan!” seru Ema disertai keluarnya petir yang menggeledek sangat keras sekali dari tubuhnya yang langsung memukul mundur semua anggota Penggerak Ketertiban Mutan. Kali ini yang keluar dari tubuhnya bukan petir biasa. Daya serang petirnya bertambah berkali-kali lipat. “Ema! Tenangkan dirimu!” Vano menyerukan peringatan pada Ema saat melihat kemarahannya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Langit dan Bumi

Langit dan Bumi

Dia menarikku dengan caranya sendiri. Kania memang bisa jadi apa saja sesuai imajinasiku. Mungkin benar kami tercipta oleh surga, cocok. Saat malamku gelap dia jadi bulan purnama. Saat pagi dia jadi matahari yang hangat. Dan saat siang terik dia jadi langit yang teduh. Semoga waktu terasa cepat berjalan agar aku tak bosan menanti pertemuan-pertemuan kami.
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai bagaikan petir di siang hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status