Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Bab 104: Saringan Kosong dalam Dada Pintu lift menutup. Suaranya bising, kayak kaleng biskuit rombeng digencet mesin pres. Bergetar hebat kotak besi ini, naik merayap membelah tiang-tiang Menara Kehampaan yang mulai doyong ke kiri. Di sudut kabin, ada suara sesenggukan. Pelan. Patah-patah.
694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Itu adalah menara batu kecil yang tampak tua dan terpencil, terpisah dari bangunan utama istana. “Menara itu, Tuan, dulunya adalah gudang persediaan yang ditinggalkan. Saya sering mengintip di sana untuk mencari sisa-sisa makanan,” jelas Sarno. “Tapi sejak dua minggu terakhir, menara itu selalu diterangi obor, bahkan tengah malam. Dan saya lihat, penjaga berpangkat tinggi—yang memiliki lambang naga merah di bahu mereka—sering keluar masuk dari menara itu. Itu sangat aneh!”
9.858.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

"Mulai hari ini, kau adalah bagian dari kami. Kamarmu berada di koridor sebelah barat, berbatasan langsung dengan dinding fondasi bumi menara kuno." Setelah proses pendaftaran selesai, Tetua Gao berpamitan dengan memberikan hormat batin paling dalam sebelum kembali ke tingkat kedua. Long Tian kemudian melangkah menuju aula kerja bawah tanah, tempat belasan anggota Faksi Daun Layu sedang menyortir sisa herbal limbah dengan gerakan lesu tanpa gairah hidup.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Ikatan Tak Dirindu

Ikatan Tak Dirindu

kata Safira sangat ceria seraya menarik Sagara mendekati jendela hotel untuk melihat menara yang masih bersinar seperti saat di malam hari. Mereka ke luar dan memandangi menara itu dari balkon hotel. "Duuh aku udah nggak sabar pengen naik ke sana." Sagara memeluk Safira dari belakang. "Yang, kalau misal kamu nanti hamil lagi, kamu maunya anak cewek atau cowok?"
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Sistem Aura (Infinity)

Sistem Aura (Infinity)

Dengan masing-masing menara mengemban empat fungsi: menara Barat mempraktikkan jual-beli saham dan informasi lowongan pekerjaan khusus anggota Party-Aura, menara Timur berfungsi menitipkan segala barang dan dokumen para anggota kelompok-Aura, menara Selatan sebagai tempat relaksasi atau penyembuhan, sedang menara Utara sebagai perniagaan pil-pil Aura atau apotek. Di sekitar gedung induk dan empat menara dilengkapi pula arena duel resmi Pewaris-Aura, ruang pelatihan, area produksi barang hingga fasilitas-fasilitas kebutuhan Auranias dari yang non-biaya hingga yang premium.
1020.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Radif
{Untuk sekarang, novel ini ada pula di: Karyakarsa (Dalam Karyakarsa cerita akan lebih eksplisit dan vulgar), Novellife, KBM, dan Goodnovel, (Kwikku) bila terdapat di platform lain, segera hubungi Penulis.}
Baca Semua Ulasan
Aduh! Nona Manja Mencampakkan Tuan Muda

Aduh! Nona Manja Mencampakkan Tuan Muda

Gedung ini tidak hanya menjadi simbol kekuatan perusahaan, tetapi juga pusat dari segala aktivitas bisnis. Di dalam Menara Hijau, setiap lantai memiliki fungsinya masing-masing. Lantai-lantai atas didedikasikan untuk kantor eksekutif, termasuk ruang kerja Ciara yang luas. Di lantai tengah, terdapat berbagai departemen dari masing-masing anak perusahaan. Lantai bawah gedung ini memiliki fasilitas yang lengkap, termasuk ruang konferensi besar, kafetaria modern, dan area rekreasi untuk karyawan. Ada juga beberapa ruang kantor yang disewakan.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

Ya, baiklah, memang udah seharusnya jagoan kita digendong ayahnya yang super kuat. Saga tersenyum. Mereka keluar dari hotel, memesan taksi untuk sampai ke lokasi Namsan Seoul Tower. Sesampainya di sana .... Damay memandang takjub ke arah disekitarnya, taman yang indah pohon dan pagar yang dipenuhi dengan gembok cinta, lalu menara Namsan menjulang tinggi. "Kamu tunggu di sini, sebentar ya!" ujar Saga.
1071.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

melainkan suara dalam bentuk cahaya. Lima garis menyebar dari tempat mereka berdiri, mengarah ke lima arah yang berbeda—utara, selatan, timur, barat, dan tengah. Lalu perlahan, tanah di bawah mereka membelah, memperlihatkan tangga batu yang menurun ke kegelapan. “Selamat datang di Menara Lima Nada,” kata Rakasura pelan. “Dan mungkin... selamat tinggal untuk sesuatu yang akan kita tinggalkan.”
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
The Horizon of Jiu

The Horizon of Jiu

Sementara itu tidak terlihat para murid tingkah menengah maupun akhir. Setelah memeriksa secara menyeluruh, Shenlong memberi aba-aba pada Huanglong untuk melanjutkan penyusupan. Tujuan mereka adalah menara Kuil Hansan yang terletak di bagian belakang. Menara lima lantai berdinding batu marmer merah bata dengan hiasan kuning keemasan. Disana adalah tempat ruang kerja pemimpin sekte.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

tanya Tuan Penjaga, matanya memindai barisan gedung pencakar langit yang tampak seperti kotak-kotak beton. Reihan mendekatkan wajahnya ke layar, matanya yang tajam bergerak dengan kejelian luar biasa. "Di sana... di sektor barat laut dari bundaran utama. Perbesar fokusnya ke gerbang bawah tanah menara."
775 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai bagian dalam menara saidah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status