Kacamata Penakluk
Bukan lagi satin tipis yang kemarin ia kenakan, melainkan bahan yang lebih ringan dan ketat, mencetak setiap lekuk tubuhnya dengan jelas.
Leher daster itu merosot sangat rendah, menampilkan belahan dadanya yang penuh, bahkan memperlihatkan sebagian kuncupnya yang mengintip dari celah kain.
Bagian bawahnya pun tak kalah provokatif, hanya sebatas pangkal paha, memamerkan paha mulusnya yang kontras dengan warna daster. Rambutnya masih tergerai, tapi kini terlihat lebih rapi, seolah dia baru saja selesai merias diri.
Hot Chapters