Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua
Dia kembali menyalakan mobil dan hal luar biasa terjadi, mobil yang sejak tadi tidak mau hidup kini terdengar mesin yang siap membawa kami pergi dari tempat ini.
“Alhamdulillah, Nda! Mobilnya hidup, Nda. Alhamdulillah … terima kasih ya Allah!” ucap mas Ubay dengan perasaan sangat bersyukur.
“Ayo Yah, cepat Yah!”
“Arsya takut, Nda. Arsya mau pulang, Nda,” rengek Arsya.
“Iya Sayang. Ini mau pulang kok. Arsya berdoa saja ya?”
“Hiks. Iya Nda. Arsya udah pengin pulang ke rumah. Arsya nggak mau ke sini lagi. Arsya takut.” Bocah lima tahun itu menyembulkan kepalanya, menatap mataku.
Hot Chapters