MAAF! AKU CACAT
"Selain jago Bahasa Inggris. Kamu juga berbakat di basket ya, Rey?"
Beruntung sekali, karena Melga bersikap sangat ekspreeif berinisiatif membuka topik lain agar kecanggungan sirna.
"Enggak sejago itu, kok," jawabku merendah. "Lagian di teori kan nilai Bahasa Inggris lo juga bagus, Mel."
"Tidak sebagus kamu yang mahir segala bidang. Aku salut."
Tidak seperti tadi, ucapan ini membekas di hatiku. Rasanya hangat. Nyaman sekali sampai ingin mendengarnya beberapa kali. Namun, kenyataan Melga hanya mengatakan satu kali.
Bab Populer