KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU
Menyembah, menghadap sang pencipta dengan seorang imam yang berdiri dan membimbingku saat ini menghadap-Nya.
Usai shalat, doa-doa dilangitkan. Aku menengadahkan tangan dan mengaminkan. Cukup lama, bercampur antara bahasa arab dan bahasa Indonesia. Suaranya terdengar cukup merdu ketika membaca shlawat pembuka doa. Makhraj dan tajwidnya terdengar pas di pendengaran. Aku benar-benar merasa bersyukur, Allah begitu baik dengan menjauhkan seorang pengkhianat seperti Mas Imam dariku dan menggantinya dengan lelaki yang jauh lebih baik keadaannya.
Itulah mungkin yang disebut setiap kejadian akan ada hikmahnya. Andai lelaki pengkhianat itu lolos jadi imamku. Mungkin bukan pernikahan seperti ini yang k