Petaka Lingerie Merah
Benar-benar berat.
“We’ll try, Jay (kita akan coba). Can you speak in Bahasa? (dapatkah kau berbicara dalam bahasa Indonesia?). I feel tired if we speak ini English continously (aku lelah jika kita berbicara bahasa Inggris terus menerus).” Jujur saja, aku mulai lelah berbicara dengan bahasa Inggris kepadanya. Itu bukanlah bahasa ibu maupun bahasa sehari-hari yang kugunakan. Ada kalanya aku tak memiliki kosa kata yang mumpuni untuk menjelaskan sesuatu secara spesifik. Lagian, Jay sebenarnya bisa. Orang sini juga mahir bahasa melayu. Apa salahnya bukan? Masalah trauma, mau tak mau dia harus membiasakan kupingnya untuk mendengarkan percakapan menggunakan bahasa Indonesia. Bukankah besok dia aka
Bab Populer