Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

Cintaku Mati Bersama Kontrak yang Usai

sahut Verona manja, lalu menutup telepon. Di dalam mobil, Carlos ingin menelepon balik nomor yang ditolaknya pada 20 menit yang lalu. Namun, setelah ragu beberapa detik, dia memutuskan menggunakan AI untuk mengirim pesan. Begitu pesan terkirim dan langsung dibalas dalam hitungan detik, Carlos pun mendengus. Ternyata benar, Tamara hanya menunggunya mengalah. "Bacakan pesan dari Tamara," perintah Carlos ke AI.
9.6181.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.5K kali sebagai balasan wo ai ni
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Adinri Rizki
Ceritanya seru dan mampu membangkitkan berbagai emosiku, selain itu disetiap halamannya selalu berakhir membuatku penasaran utk segera menggeser halaman berikutnya. Good job author, keep up the good work :)
Baca Semua Ulasan
Alisya

Alisya

" 25 Juna, 3 Keysa, 5 Tasya, dan selebihnya grup, ada apa ini? Tanya Aiys sendiri. Aiys segera membuka satu persatu pesan tersebut. Tidak tau kenapa, jari Aiys menekan di nama Juna terlebih dahulu. [Aiys, aku pulang dulu] [Aiys, udah pulang jalannya sama Keysa?] [ALISYA] Membaca pesan dari kak Juna menciptakan lengkungan di sudut bibir Aiys, Aiys tertawa. Baru tau Aiys kalau Juna bawel, namun Aiys bahagia. Aiys berniat membalas pesan Juna, [Iya, maaf baru balas] [Aiys udah di rumah dari sore, ponsel Aiys kehabisan daya. Makanya baru bisa balas,]
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Abian: “Iya mah, pasti. Doaian ya semoga lancar” Menunggu balasan dari mama, abian membalas pesan yang dikirim papanya lebih dulu. Sebenarnya ia yakin pesan yang ia kirim tidak akan mendapat balasa, karena biasanya mama dan papa akan sangat sibuk dipagi hari. Papa: “Jagoan mama papa” Abian: “Doain lancar ya pah, Nanti kalau menang kita main bareng” Abian: “Brengsek, gua doyan cewek ya. ngapain juga gua geer sama remah renggiang kayak lo”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

Sementara Wai masih terlena dengan lembutnya belaian dari tamunya itu. [ total : 12 produk ] Ah iya. “Wai.” Panggilan itu membuat robot di pelukannya terbangun. “Ya, nona?” “Semua baju di keranjangku ada fitur cooling kan ya?” Mendengar itu, Wai berkedip. “…yak. Semua produk yang ada di keranjang belanja anda telah dilengkapi fitur pendingin yang terbaru. “Oke, sip. Ke arah mana kasirnya?” lanjut Satu menurunkan Wai ke lantai.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Holiday to Wedding Day

Holiday to Wedding Day

Pandangan lamur tapi tetap mengetik pesan balasan juga. Chat to@B From: Hill [Halo juga, B] [Aku baik dan kamu?] [Aamiin, terima kasih] [Kamu juga ya, B?] [BTW serius kamu pulang ke Pekalongan?] [Berarti jadi dong, melanjutkan usaha Bapak?]
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Lelaki Masa Lalu yang Hadir Setelah Kepergian Suamiku

Lelaki Masa Lalu yang Hadir Setelah Kepergian Suamiku

“Iya, Ai? Assalamu’alaikum.” “Wa’alaikumsalam. Mas, apa tawaranmu beberapa waktu yang lalu masih berlaku?” Hening, lalu dia menjawab. “Maaf, tawaran soal apa, Ai?” “Tawaran ....” Aku diam beberapa saat, kemudian melanjutkan kata-kata, “menjadi istrimu.” ***
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Di Balik Status WhatsApp Suamiku

Di Balik Status WhatsApp Suamiku

Aku hanya ingin mengambil keuntungan darinya, begitupun dia yang melakukan hal serupa, atau istilah lainnya FWB (Friend with benefit). “Gimana? Puas?” “Sangat!” Aku tersenyum lebar seraya memandang si jago merah yang nyaris melalap habis gudang tua itu. “By the way, siapa yang bakar? Lo?” tanyaku ingin tahu. Pasalnya, jika sesuai rencana gudang tersebut baru akan dibakar beberapa detik lagi. Aku sengaja ingin bermain-main dulu dengan Daffa. Namun, sesuatu di luar itu terjadi, gudang tersebut terbakar dengan sendirinya.
8.776.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Telah Mendua

Maafkan Aku Telah Mendua

“Jadi karena alasan ini kamu ingin cepat pulang, Mas? Jangan-jangan kamu ingin memastikan keadaan Aina.” Wulan tersenyum dengan seringai aneh, kemudian tampak sibuk membalas pesan ke Bu Wati. [Wulan : Terima kasih, Bu. Terus kasih info ke saya. Jangan khawatir soal biaya pulsa bisa saya ganti beberapa kali lipat.]
1057.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai balasan wo ai ni
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Irsaliena Liena
Suka banget, jln cerita mudah faham, jln cerita nya lumrah dalam hidup. Ada pasang surut, ada khilaf, ada yg bisa akur bersama semula. Ada yg enggak Pokoknya komunikasi dan saling merendahkan ego itu penting dalam hubungan. Terlepas dari mau kembali jalin hubungan atau enggak. Itu hal jodoh
Yeni Sugiarti
klu aina nikah ama damar... fik sebenarnya aina n damar selingkuh dr dulu... bukan fakhir yg salah tp d aina, krena aina sebagai istri ga bisa jga marwah dia, krena dia d tidurin n cium damar diem bae.... berarti selama ini yg salah aina n damar, krena mereka munafik
Baca Semua Ulasan
MENARI BERSAMA HUJAN

MENARI BERSAMA HUJAN

jawab Al dengan nada dingain ********* Bantu like komen vote dan hadiahnya temen temen Dukungan kalian akan membuat author lebih semangat untuk update
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

Kisah Cinta Si Ahli Membuat Batasan

“Hmmm, paling nggak bawain kita apa, kek. Makanan kek, tanaman kek, pasir atau daun di sana kek.” Gerombolan kawan yang kontra menyerang. Aji pun diserang dengan berbagai candaan penuh sindiran. Alhasil, dia kembali kewalahan. Kewalahan untuk membalas komentar yang masuk satu per satu tanpa ada yang terlewat. Tak heran jika Aji hanya asal mengetik untuk membalas. Tak peduli apapun yang ditulis kawan-kawannya, ia membalas dengan mengirim satu emotikon jempol kepada mereka.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai balasan wo ai ni
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status