CINTA TERLARANG SANG IBU SUSU
”Pi-pit,” ulangnya, mencoba mengajarkan Bianca kata-kata baru.
Bianca tertawa, matanya mengikuti arah jari Miranti. Tangannya yang mungil berusaha menggapai burung tersebut.
”Nanti kalau sudah besar, Bianca bisa belajar mengenal banyak burung,” Miranti berbisik di telinga Bianca. ”Kita bisa pergi ke kebun binatang, melihat burung-burung yang cantik.”
Bianca seolah mengerti, matanya berbinar dan mulutnya mengeluarkan gelembung-gelembung kecil—cara bayinya mengekspresikan kegembiraan.
Hot Chapters