Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Asapnya menari pelan di udara, membingkai dua wajah yang duduk saling berhadapan. Zayyan duduk tenang, tangannya cekatan saat menuangkan kopi hitam ke dalam cangkir Mahesa. Gerakannya halus, nyaris meditatif, seperti barista profesional yang tahu persis bagaimana memperlakukan kopi dengan respek. “Ini dari biji kopi luwak produksi kami sendiri,” ujarnya sambil tersenyum kecil. “Pak Pradana, mau coba dan lihat apakah cocok di lidah Anda?”
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 610 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

ASISTEN KESAYANGAN TUAN ARLAN

sepiring gorengan bakwan yang masih mengepul. "Keyla, apa itu?" tanya Arlan, suaranya terdengar tidak percaya. "Ini namanya kopi anti-kaku, Pak. Dan ini bakwan 'Goyang Lidah' dari depan gedung. Tadi saya beli pas lagi anget-angetnya. Bapak pasti belum sarapan, kan? Muka Bapak kelihatan lebih pucat dari kemarin, kayak kurang asupan micin," ucap Keyla tanpa dosa sambil meletakkan nampan itu tepat di samping laptop Arlan.
786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Besok aku rencananya mau ngajak kamu ke agrowisata kopi luwak. Kamu belum pernah, kan?” Cintara menggeleng. “Belum.” “Ada satu tempat. Namanya Agrowisata Kopi Bali Pulina namanya. Di sana kamu bisa menikmati beraneka ragam jenis-jenis kopi yang langsung dibuat oleh petani kopi. Selain itu kita bisa menikmati kopinya sambil melihat pemandangan kayak gini. Tempatnya tenang banget. Pokoknya kamu wajib ke sana.”
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

kikih Tia. "Aku dengar Rahaal itu dulunya suka kopi. Tapi sejak sakit dia membatasi minum kopi dengan kafein tinggi. Jadi, mungkin itu alasannya ada rapat ini." Tebak Putri. "Itu pak Rahaal. Ini yang ngotot pak Mareeq. Harusnya mereka sejak awal mengatakannya. Bukan setelah produk didistribusikan," ucap Herman dengan nada kesal.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
KAWIN KONTRAK DENGAN CEO PSIKOPAT

KAWIN KONTRAK DENGAN CEO PSIKOPAT

Jennie menggoyang-goyangkan tubuh lelaki itu. "Apa ada rapat? Bilang saja aku tidak mau datang." Lelaki itu meracau tidak jelas. Jennie memundurkan dirinya sedikit, dia mengerutkan dahinya bingung. "Apakah kau mabuk? Kau bau alkohol." Jennie menduga lelaki itu sedang mabuk. "Aku akan mencabik-cabik manusia sombong itu dengan kuku tajamku!!" Lelaki itu meracau semakin tidak jelas.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Kenapa di minum, kenapa tidak telpon Rahmi saja suruh antarkan es teh kalau memang haus, ku rasa senanglah bapak itu dapat es teh suguhan perempuan lain" jawab mamak menuduh bapak. "Astaghfirullah haladzim mak, bapak lagi menghadap makanan ini, tahan dulu kalau mau bicara seperti itu" bapak menghentikan aktivitas makannya. "Laila, kenapa lauk ini cuma sedikit?" Mamak yang sadar dengan lauk di atas meja, mulai bertanya padaku. "Mak, sedikit bagaimana ini kan lauknya lengkap di atas meja" jawabku pelan.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Queen of Shield - Putri Sang Duke

Queen of Shield - Putri Sang Duke

ujar Black sambil menyerahkan secangkir kopi kepada Koa. Mata Koa membulat saat mencium aroma harum kopi yang menyengat di udara. Ia melihat ke dalam cangkir dengan sorot kebingungan. “Apakah ini minuman terkenal dari olahan biji kopi yang orang-orang maksud?” “Benar. Kopi adalah minuman penyemangat yang bisa membantumu tetap terjaga di tengah kesibukan. Cobalah, tidak ada salahnya.”
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

"Kebetulan aku sudah rindu menyeduh kopi, walau tidak boleh meminum. Katanya itu bisa menghambat kerja obat." "Oh, tentu saja itu bukan kopi kemasan dan aku membuatnya pakai sarung tangan." Landon memperlihatkan tangannya yang terbungkus dengan sarung tangan latex warna biru. "Padahal kau tidak perlu seperti itu." Ariana menyeruput kopi tanpa ragu. "Aku tidak akan tertular apa pun hanya dengan kau yang menyeduh kopi, Dad." "Senang kau dan Bastian punya pikiran serupa, tapi aku lebih memilih hati-hati." Landon masih bisa tersenyum, sebelum kedua aslinya terjungkit naik dan sedikit memiringkan tubuh.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Alam dan perkotaan sudah sering ia jumpai, tapi ini dalam lingkungan berbeda. Kaki Emery menuntun duduk di samping Galen dan melihat Galen yang sudah memasukan lontong dan satu dalam mulutnya. Emery memperhatikan bagaimana kuah kuning itu terlihat menjijikan, seperti kotoran anak bayi. Kenapa orang sini makannay aneh-aneh?
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Kartika dan Saraswati sempat saling senggol mendengar peringatan Mbah-nya yang hari itu juga tampil beda dengan setelan batik sangat bagus. “Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam jumlah kedai kopi dalam beberapa waktu terakhir. Dan lonjakan pertumbuhan kedai kopi ini juga menyebabkan peningkatan permintaan akan gula aren sebagai salah satu bahan baku dalam pembuatan minuman kopi. PT. Putra Pertiwi menangkap peluang ini dengan memiliki misi menghasilkan gula aren bermutu tinggi yang akan memenuhi permintaan pasar.” Wira memandang Sully yang sedang setengah tersenyum dan setengah meringis padanya. Ia lalu kembali melanjutkan dan berkonsentrasi untuk hanya memberi kata sambutan
10819.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.8K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status