Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Secara teknis, pengolahan kopi ini mirip seperti kopi luwak, hanya saja Black Ivory Coffee dicerna dalam perut gajah. Terdengar begitu nikmat jika hanya menikmati secangkir kopi seharga 7,4 juta, tapi bagi King Frederich itu hanya membuang-buang duit saja, bukankah kopi luwak lebih enak dan murah daripada kopi gajah. Dasar imajinasi konyol ala Qiao Feng hehehe..
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Lara Dan Rasa

Lara Dan Rasa

Gua ngeluarin dua bungkus beans lokal berukuran 250 gram yang baru di beli kemarin, dan masih tersegel rapi. “ Gua punya dua kopi nih.” “Kita buka satu, ini ada kopi dari daerah jawa barat garut papandayan, tingkat kematangan tidak terlalu gelap (Light roast), profile paska panen natural process. Kita cupping bareng-bareng, baru kita suruh cahaya bikin sekaligus ajang unjuk gigi dia buat berani tampil di depan umum.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Kami sama-sama tertawa kecil. Angin sore lewat membawa aroma kopi dari arah kedai sebelah. Aku menoleh. Kedai kecil itu baru buka, papan menunya nempel di kaca dengan tulisan “Kopi Baper - Bawa Pergi, Jangan Baperin Barista”. Sumpah, lucu banget. “Pak, saya pesen kopi dulu ya, biar nunggu Pak Sopir nggak bosan.”
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
OM CEO, I LOVE YOU!

OM CEO, I LOVE YOU!

tanya Alistair pada Bapak Intan. "Ini kopi Luwak pilihan, Pak. Tanpa asam, jadi aman untuk lambung," jelas Leon datar namun informatif. "Walah... kopi yang mahal itu ya? Duh, jadi nggak enak saya," ucap Bapak Intan sungkan. Lala tertawa kecil sambil menyuapi Lyra yang mulai rewel. "Jangan sungkan, Pak. Anggap saja rumah sendiri. Mas Elvin saja kalau di sini sudah seperti pemilik rumah kok."
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Warung Kopi Dunia Bawah

Warung Kopi Dunia Bawah

“Justru itu. Warung kecil yang tak pernah menolak rasa, sekecil atau seaneh apa pun. Dari sanalah kekuatan WarKoDuBa lahir.” Entitas itu menunjukkan altar cangkir raksasa. Di sana tertulis: > Rasa tidak pernah mati. Hanya berpindah cangkir. --- Randi mulai panik. “Tunggu. Kalau kita pusat penyimpanan rasa, berarti kita juga bisa jadi target pencurian rasa?” Penjaga mengangguk. “Benar. Sudah banyak makhluk yang mencoba mengambil rasa-rasa langka dari sini... agar mereka bisa menciptakan kopi palsu yang membuat orang merasa tanpa benar-benar merasakan.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Tidak akan! “Aku paham perasaan dan pemikiranmu, Pak Azlan. Itu hakmu. Namun, harga kopiku jauh di bawah harga Black Ivory, kopi khas Thailand yang keluar dari anus gajah di sana. Bahkan, masih di bawah harga Kopi Luwak. Kurang murah bagaimana, sedangkan kopiku diolah bersih, tidak perlu diawali dengan bercampur kotoran hewan. Hasil racikku yang nikmat seharusnya jauh lebih mahal dari kopi-kopi seperti itu.” Yunita menjelaskan tegas, lancar, dan percaya diri. Nadanya meyakinkan. Pandangan pun tidak pernah berpaling dari lelaki beraura garang di depannya.
10438.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.8K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Setelah Mengetahui Rahasia Bos Wanitaku, Aku Terkena Masalah Besar

Akan tetapi, Luna tetap berkata sambil tersenyum, "Kenapa kepala biro tahu bahwa aku juga menyukai peralatan kopi? Terutama Zaman Hidira Delaksa! Harga 10 miliar memang sangat pantas, sekarang aku segera suruh bagian finansial untuk transfer." "Bapak-bapak juga datang jauh-jauh, kebetulan aku ada beberapa bungkus kopi Luwak yang baru dipanen, harap menerimanya!"
9.31.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.9K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Tampilkan Ulasan (491)
Baca
+Pustaka
Arthur Parengkuan
Daya imajiner penulis luar biasa.Mampu mengendalikan bahkan terkadang membiarkan emosi dan pikiran pembaca tersalur lewat mata yang seturut dengan laju lambatnya kalimat per kalimat yang akan dilewatinya bersama rasa penasaran akan hal yang akan terjadi di depannya...peran tokoh salut buat penulis..
Danny Langoi
ceritanya payah...kenapa baru sekarang si kakek mengamcam Luna dengan abu mendiang ibu Luna yang mau dibuang ke sungai, waktu perjodohan awal dengan keluarga Tier kenapa tidak pake ancaman itu..? trus kenapa Lunanya mau juga mengikuti ancaman kakek nya, mau mengikuti keinginan kakek nya ...payah......
Baca Semua Ulasan
Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Skandal Terlarang Bersama Mertuaku

Keningnya berkerut. Laksa yang melihat bungkusan itu pun berteriak, "Kok Papi bawa luwak?! Itu luwak Mi" Leksa lebih dulu melepas pelukan maminya, lali ia berseru bangga memamerkan penemuannya. "Iya Mami, tadi ada luwak lucu banget. Aku ikutin terus sampai ke ujung sana. Ternyata dia suka makan biji kopi, tadi aku kasih banyak banget di tanganku!"
10217.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status