Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

Pengasuh Kesayangan Tuan Hartawan

Lelaki itu mengambil cangkirnya dan mendekatkan ke mulut. "Tetapi, tidak untuk kebanyakan orang di Indonesia sendiri. Apa Pak Syahfiq membeli banyak?" Aresha berkata sambil melirik satu box kopi kemasan dengan brand Singapura di meja dapur. Yang sudah jadi rahasia umum jika asal bahan kopi adalah kopi luwak asli yang diimport oleh negara Singa dari Indonesia. "Hanya satu kotak. Aku tidak ingin kamu minum terlalu banyak," sahut Herdion tersenyum. Meletak kembali cangkir kopinya ke meja.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

* ***** Aroma masakan memenuhi dapur apartemen milik Lyan. Suaka yang sudah terbangun, gegas menuju dapur karena aroma sedap itu. "Bang, tumben ma…sak? Loh, Almira?" tanya Suaka kaget. "Hai, Ka," sapa Almira. "Kamu kenapa di sini?" "Karena kini aku kerja sama Lyan. Kamu mau bikin kopi? Sini aku bikinin," tawar Almira.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jawab Mas Gala dengan antusias. “Oh, ya?” Lara pun menanggapi dengan antusias pula. “Kalau gitu kamu harus cobain kopi paling enak di daerah aku.” Lanjutnya. “Kopi apa namanya?” tanya Mas Gala. “Kopi alraya, “ Jawab Lara, “Pernah denger nggak?” Lanjutnya. “Alraya …” Mas Gala berpikir sejenak, “Kayaknya pernah denger, nggak asing.” Lanjutnya.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

Aroma kopi segera menyergap hidung ketika tali pengikat terbuka. “Coba saja kalau kamu tidak percaya dan rasakan sensasinya.” Pendar cahaya di mata Hendrijk semakin terang. “Kamu habiskan sebulan di Bajawa?” Satya menatap heran teman lamanya. “Tentu saja tidak. Aku ke Bajawa, Toraja, dan Wamena. Cukuplah untuk dapat beberapa karung kopi yang bisa dibawa pulang.” Hendrijk terlihat bungah dan puas. Ia sengaja datang ke Indonesia untuk menjelajah perkebunan kopi di timur Indonesia dan mencari rekanan untuk bisnis kopinya di Amsterdam, dan usahanya kali ini tidak sia-sia. Ia bisa pulang dengan biji kopi terbaik dari tanah yang menurutnya sangat diberkati ini.
10105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM

WARUNG SOTO MBOK KARSIEM 10 "Apa maksudmu dengan Mbok Karsiem?" Bapak mengerutkan kening, ia tidak mengerti dengan maksud Asna. Aku mengetik di ponsel dan menunjukkan kepada Bapak, IBU MENGHILANG MUNGKIN ULAH MBOK KARSIEM. "Apa mungkin? Bapak enggak mau seperti ibumu, menuduh tanpa bukti," tukas Bapak.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
BUKIT TENGKORAK

BUKIT TENGKORAK

Jika dijual bisa mendatangkan keuntungan yang tak sedikit. Ayahnya dulu semasa hidup sangat menyukai kopi buatan maknya. Selain dipanen pada saat yang tepat, mereka juga tak perlu membayar untuk menikmati hasil alam Tanah Gayo. Begitu juga dengan kuda-kuda terbaik yang diternak oleh warga kampungnya, yang direbut paksa oleh Belanda saat Kenanga tak ada di rumah.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Status WA Suamiku yang Disembunyikan

Dokter Rahardian menanggapi ucapanku dengan senyuman lebar. Kami kemudian turun dan memasuki warung soto yang tampak bersih dan rapi itu. Tak sekadar warung soto biasa memang. Karena warung tersebut berada di sebuah bangunan klasik berbentuk joglo dengan ornamen kayu di sana-sini. Jendela-jendela kayu tampak terbuka lebar memperlihatkan para pelanggan yang sedang menikmati soto ayam kuah bening itu.
10112.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Sehingga kata Kang atau kata A di depan terkadang diucapkan sebagai bentuk adab dan sopan santun dari masyarakat sunda kepada orang satu sama lain. Aku melihat sekilas seisi warung, ketika Ujang sedang membuat kopi di ruangan belakang. Semuanya tampak sama dengan apa yang aku ceritakan, Iman memberikan ku info yang sangat akurat sehingga aku bisa menuangkannya dengan kata-kata yang sama persis dengan aslinya. Juga, aku juga sempat menoleh ke arah kebun depan warung, yang kini sudah dibabat dan dibangun sebuah bangunan yang tampak besar.
9.8682.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.9K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

senyum tipis muncul di bibir Sarah. Namun beberapa detik kemudian, ekspresinya berubah menjadi takjub, "Tapi di penutupnya... ada jejak kebun kopi. Wangi bunganya begitu semerbak." Sarah kembali menghirup pergelangan tangannya, seolah ingin memastikan apa yang baru saja ditangkap oleh indra penciumannya. "Perpaduan bunga apel dan bunga kopi... dengan aroma dasar Blue Seraphim... bisa menghasilkan aroma semenakjubkan ini!" puji Sarah sambil menatap Mister Konstantin lekat-lekat.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

“Pak, kami mau mampir ngopi-ngopi dulu di sini, nggak apa-apa nunggu?” “Boleh. Silakan, Mas. Saya nunggu nggak apa-apa.” Keduanya mengangguk. Yudhistira lantas meraih tangan Julia untuk digandengnya, lalu mereka berjalan menuju salah satu agrowisata yang tak jauh dari lokasi mereka. Agrowisata itu menjajakan aneka olahan kopi. Mulai dari kopi arabika sampai robusta. Bahkan mereka juga menjual kopi luwak andalan mereka. Dan Yudhistira tertarik untuk mencicipinya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status