Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dear Dirga

Dear Dirga

“Karena emang ganggu.” Dirga terkekeh. “Tuh, kan.” Tiba-tiba Dewa datang membawa dua cangkir kopi yang mengepul harum, lalu duduk di tengah-tengah mereka. “Gue gak mau ganggu momen kalian yang manis-manis ini, tapi kopi ini harus dicoba. Arabika Sulawesi—langka.” “Thanks, Dew,” ucap Dirga sambil mengambil satu cangkir dan memberikannya ke Naykilla lebih dulu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Pengantin Pengganti untuk Suami Buruk Rupa

Ia mungkin tidak tahu apapun tentang teh, tapi tahu banyak tentang kopi meski hanya dari aroma. Pahit, tapi aroma yang mengikuti begitu kaya. Biji kopi di rumah itu tidak pernah berubah. Biji kopi luwak liar paling mahal yang memang menjadi favoritnya, tapi seduhan yang itu memang berbeda dari hasil mesin. Masih tidak terlalu masam, dan rasa gurih seperti kacang lebih kuat, juga sedikit rasa karamel yang biasanya tipis menjadi lebih tebal.
1077.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Ernhy Ahza II
yg pling ku suka itu saat Asher mlah menuduh ruby dan trnyata dia slah orng krna blum tau ruby memiliki kembran ... pas tau klu orng yg dia kata"in trnyata slah orng kicep deh tuh si Asher ... Bgtu pun dngan Liz dia nggak tau klu Asher itu tamu ed ... Seru dan bkin ngikik baca mreka sprti tkus & kucing
ENY YULIKA
Kalo tentang ide cerita setiap novel pasti memiliki keunikan tersendiri. Tapi tentang kekuatan bahasa novel ini adalah yang terbaik yang pernah saya baca. Author jelas memiliki kecerdasan tingkat tinggi yang tidak bisa saya bayangkan dari mana dia mendapatkannya. Satu kata "terima kasih"... .........
Baca Semua Ulasan
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Tangannya terkulai lemas di sisinya. “Tora?” desak Lestari, suaranya bergetar. Tora akhirnya menatapnya, tatapannya kosong, hampa. Suaranya nyaris tak terdengar, seperti bisikan dari dasar jurang. “Mereka bilang… kualitas kopi kita anjlok. Ada laporan dari laboratorium independen di Hamburg. Kopi kita… positif mengandung kontaminasi pestisida yang sudah dilarang di seluruh Eropa.”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

tegas dan mantap, Angon Luwak menjawab. "Memang benar apa kataku. Kau sebenarnya memang bisa diandalkan. Si Kusumo saja yang macam-macam. Pakai mengkhawatirkan kau segala macam. Huh, memangnya kau masih bau kencur, ya? Kalau bau popok memang benar!"
98.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Mafia Insyaf

Mafia Insyaf

Aroma kopi mulai menyebar ketika Anton mencoba mesin kopi yang baru dibelinya. "Mulai hari ini, kita ubah jalan hidup kita. Ke jalan yang lebih lurus, lebih aman, dan yang paling penting, lebih halal." Ucap Anton dengan bangga kepada para anak buahnya. Suatu pagi, ketika Anton sedang mengepel lantai, pintu ruko terbuka. Luki, seorang detektif dari kepolisian, masuk dengan tatapan curiga. Luki adalah musuh lama Anton—atau lebih tepatnya, rival yang selalu gagal menangkapnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

Begitu istimewa karna seperti kebiasaan sebelumnya, setiap kali Reynold mengunjungi kedai kopi itu, setelah dia mendapatkan pesanannya, dia tidak ragu untuk memberikan tips dalam jumlah besar, karna itu seluruh pelayan di sana begitu senang dengan kehadiran Reynold. Reynold duduk dengan santai di kedai kopi yang cukup terkenal di kota Jakarta. Tidak terlalu ramai, namun tempat ini begitu nyaman. Harga secangkir kopi luwak di tempat ini memang cukup mahal namun sangat sebanding dengan rasanya. Reynold duduk dengan santai, di kursi empuk berbusa, kakinya menyilang, lalu dia meraih koran yang sudah tersedia di sana, dia terlihat serius membaca berita yang ada di koran tersebut.
9193.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
APLIKASI JODOH

APLIKASI JODOH

jawab Apih sambil seruput kopi sampe hampir abis. “Tapi maaf, apakah eee kamu tau kopi luwak bikinnya gimana?” “Tau. Itu dari eek luwak kan?” “Betul. Wah tau juga nih.” “Taulah. Kopi luwak emang begitu bikinnya.” “Tapi eee kalo di kampung aku bikinnya sedikit beda.” “Beda gimana?” “Biji kopi itu kan dimakan luwak.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

cerita kakek Sabda. “Tapi nenek moyang kita orang-orang yang panjang akal. Suatu waktu mereka menemukan sejumlah Musang/Luwak penggemar buah kopi. Namun, hanya daging buah yang dicerna perut Luwak. Kulit ari dan biji kopinya utuh. Dan karena ingin ngopi, biji-biji kopi yang tercampur kotoran itu mereka pungut, dicuci, disangrai, ditumbuk, kemudian diseduh dengan air mendidih, lalu terciptalah kopi Luwak legendaris yang kini harganya selangit itu,” kembali kakek Sabda bercerita.
922 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

"Apa yang sebenarnya kalian inginkan?" "Kami ingin Anda memaafkan kesalahan yang telah kami lakukan," jawab Kombes Pol Andi. "Oya, silakan diminum kopinya," tawarnya lagi seraya mengangkat cangkir. "Ini adalah kopi luwak terbaik dari Lampung. Saya jamin Anda pasti menyukainya." Lagi-lagi Adnan tidak mengacuhkan tawaran itu. Semakin mereka memaksa, semakin besar kecurigaannya. "Saya sudah memaafkannya."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
(Bukan) Wanita Simpanan CEO Arogan

(Bukan) Wanita Simpanan CEO Arogan

Elle menyerahkan tab miliknya kepada pria itu. Pria berambut hitam itu mengangkat kepalanya singkat dan menerima laporan, membacanya sebentar sebelum mengembalikannya. "Kirim salinannya ke surelku, aku akan membacanya lebih detail nanti." David memundurkan kursinya dan berdiri, membuat Elle bertanya-tanya apa tujuan atasannya memanggil dirinya. "Sesuai tawaranku kemarin, hari ini aku ingin mengajakmu mencoba kopi Luwak yang kudapat dari lelang kopi seminggu lalu." David berjalan menuju mesin kopi barunya.
107.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai bau kopi luwak pertanda apa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status