Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARABELLA

ARABELLA

“Gak usah sotoy jadi orang. Lagian gue juga gak peduli.” “Awas nyesal loh. Nanti nangis.” “Bawel lo!” ******************************
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Kebangetan (Pov Izzah) [Bik, ambil di laci nakas tidurku, ada botol kaca kecil. Bawa keluar dan kunci kembali kamarku. Itu botol isinya obat pencahar, teteskan di makan siang mereka, Bik. Jangan banyak-banyak. Mengerti?] Sebuah chatku kirimkan pada Bik Karmi, saat itu juga sebelum dia memasak untuk Ibu Mertuaku itu. Seperti biasa, dia selalu responsible pada setiap chatku.
30.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Back To Home

Back To Home

Diam, menunggu dengan pasti untuk melihatku bereaksi. Haha “Bapak ada perlu membicarakan sesuatu. Apa kamu bisa menunggu disini sebentar Nin?” Suara yang kubenci selama 10 tahun mulai bergema, aku hanya bisa membalas menatap wajahnya yang sudah dimakan usia itu. Ah, kembali kuingat ini sudah 10 tahun. Semua orang pasti akan berubah seiring berjalannya waktu. Demikian pula dengan orang itu.
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Kita lihat saja siapa yang akan Tuhan lindungi. “Huh, Terpaksa deh masuk toilet tanpa mules gegara ngehindarin mulut Ibu yang bisa bikin jiwa dan raga stress. Sikat-sikat aja sekalian nih toilet sampe lima jam baru keluar dari sini. Ibu pingsan kelamaan nungguin karena mules mau BAB juga biarin. Hahahahha.” Gerutuku yang tak terbendung. **********
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
BI-LA

BI-LA

Bita dan Kara langsung menatap Nila dengan tatapan kesal, “Mia itu lho, yang kemarin pas wisuda dapat IPK 3.9 nyaris sempurna banget.” “Oh, tau.” Nila ingat soal salah satu temannya yang mungkin emang tiap hari sarapannya buku, soalnya pinter banget. “Tapi, kok dia bisa tau –maksud gue, emangnya dia kenal Abu?” Bita menggeleng, “Namanya Biru. Kalau Abu sih, peliharaannya Aladdin.” Nila tertawa, “Iya, sorry. Maksud gue Biru.”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Casabelle

Casabelle

Lalu apa Delion-Delion itu yang dicintai Axton ? "Ra, kau hamil ?" Ucapan seseorang membuat Ara membalikkan badan dan segera menutup perutnya yang tanpa sadar dirinya singkap. Celline masuk setelah menuju pintu utama toilet dan melangkah mendekatinya. Perempuan itu terlihat kaget dan Ara hanya tersenyum kecil. "Ya" jawab Ara enteng. Toh ya mau bagaimana lagi ? Apa dia harus berbohong kalau ini perut silikon ? Tidak mungkin bukan ?
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku ngalah dudu mergo aku wes ra sayang Aku mundur dudu mergo tresnoku wes ilang Nanging aku iki ngerteni Yen dirimu lebih sayang arek kae Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro"
1034.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Itu cukup empuk juga untuk dijadikan bantal. Begitu Bisawarna berbaring di atas buntelan kain bawaannya, ia merasa ada benda keras yang mengganjal kepalanya, sehingga ia pun terpaksa duduk kembali dan memeriksa isi bekal itu. Ia tidak merasa memasukkan benda keras ke dalam buntelan itu. Hanya pakaian saja yang ia masukkan.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Koma

Koma

GERIMIS Gerimis ing latar omah Nelesi lemah garing Kaya-kaya ngece ati iki Ati kang tansah garing Ananging kui gur cerita lawas Dina iki Waktu iki Ati garing wes teles kebes Geting Geting karo gerimis kang gebyur ati iki Kang gawe uripku ruwet Kang gawe atiku ketar-ketir Gerimis metuk udan Udan metuk gerimis Lungo ninggalke lemah teles Meneng-meneng suket tukul ana ing kana Slirahmu sek tak getingi Slirahmu sek gawe awakku guyu Rasa-rasa mendung Maleh dadi rasa tresno Duh, gusti matursuwun Sekabehane puji kagungane. panjenengan
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Gantari

Gantari

Aku segera berlari ke kamar mandi untuk mengeluarkan semuanya. Aku terkejut saat menatap lantai kamar mandi, melihat apa yang kukeluarkan. Bukankah ini mirip darah yang menggumpal, baunya juga anyir. Ini seperti yang ada dalam halusinasi ku tadi. Tidak, ini pasti hanya bayangan saja. Saat aku berkedip lagi-lagi semuanya berubah dan kembali normal. Perutku sudah kosong dan lebih nyaman setelah semuanya keluar, aku juga memilih meminum air untuk menetralkan perut begah. Air yang sama yang diberikan Sekar padaku.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bawel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status