Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Raja Serigala

Legenda Raja Serigala

Bayangan menawarkan bantuan setelah mendengar rencana Wisnu. Satu jam kemudian Bayangan kembali bersama beberapa wanita. "Raja Serigala, cuma mereka yang bisa kutemukan ..." "Silakan pilih yang berkenan di hati!" Bayangan mengisyaratkan para wanita di belakangnya maju. Wanita pertama bertubuh pendek dan gemuk. Tinggi badannya 150 cm dan berat 150 kg, dia lebih mirip seperti kubus berbentuk manusia!
9.5366.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.4K kali sebagai bayangan wanita senja
Tampilkan Ulasan (54)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Viceroy
bab 595 ceritanya sungguh membagongkan , masa iya raja srigala dg segala kemampuannya di ancam musuh yg ecek2 dg menyandera Caira dg lugu nya Teguh sang raja srigala mau2 disuruh minum racun hadehhh padahal dg kemampuannya dg mudah menghancurkan penyanderanya hadehhhh penulisnya terlalu lebayyyyhh h
Baca Semua Ulasan
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

lalu mempersilakan Senja untuk masuk. Sekuriti itu mengetuk pintu, lalu bicara dengan wanita paruh baya yang membukakan pintu. Mungkin usinyanya sebaya dengan Bu Hani. Wanita itu terlihat memerhatikan penampilan senja dari atas hingga bawah, tapi Senja tak mengenalnya sama sekali. Lagipula tiga tahun bukan waktu yang sebentar, mungkin saja Bik Riris sudah resign. “Silakan duduk dulu, biar saya panggilan Tuan Sagara!” ucapnya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Pengawal Dingin itu Ternyata Jodohku

Pengawal Dingin itu Ternyata Jodohku

Mata Senja membulat sempurna, di dinding itu, foto gadis cantik dengan rambut sebahu tengah tersenyum dibingkai dengan sangat apik. Senja terpukau dengan parasnya dan kini sebuah pertanyaan kembali muncul di benak, tentang siapakah foto perempuan itu. Senja berlari kecil saat mendengar derap langkah kaki Abimanyu mendekat. Rumah minimalis tanpa sekat antar ruangan selain kamar itu membuatnya cepat sampai ke tempatnya semula. Dengan gesit Senja berpura-pura tengah menikmati makanan. Namun, bukan Abimanyu jika dia tak menaruh curiga akan pergerakan Senja yang aneh.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

Kata Perempuan itu sambil menangis Kini Senja tahu. Ia adalah perempuan yang ditugaskan untuk merawat anjing penjaga perkebunan. Ada puluhan anjing yang harus di rawat dan tidak ada yang menjamin perawatan wanita itu. Senja hanya bisa terenyuh melihatnya. Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Dia juga tidak mau dianggap jadi sok pahlawan. Senja kemudian mengambil foto mereka. "Apa itu tadi? Kilat?” kata seorang yang sedang menghakimi wanita itu
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

(Sepenggal kisah tentang Senja). Wanita itu adalah Pelangi Senja, sehari-harinya orang-orang memanggilnya Senja. Umurnya baru dua puluh lima tahun, namun selangkah lagi dia sudah akan menyandang status janda. Senja merupakan anak semata wayang yang sejak umur delapan tahun, telah kehilangan kasih sayang seorang ibu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

Entah apa yang telah terjadi, perasaan untuk berhenti dan mengundurkan diri sering datang akhir-akhir ini, kadang merasa sulit, kadang tidak tenang, kadang merasa bersalah dan perasaan buruk lainnya yang mengganggu dan mengusikku. Sore itu cuaca terlihat, dengan cepat aku menyelesaikan pekerjaanku, ingin rasanya cepat pulang lalu pergi ke pantai untuk menikmati senja, senja yang selalu kurindukan sejak pertama aku menginjakkan kakiku di tempat ini, di mana aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pun
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Bayang Masa Lalu

Bayang Masa Lalu

Dia bahkan terlihat lebih fress dan tampan meski sedang tidak sadar. "Terima kasih, Ya Tuhan atas semua keajaiban ini. Terima kasih sudah memberikan kesempatan kedua untuk cucuku," batin Kakek Seno, senyum mulai terlihat di wajahnya. Perlahan, Rama mulai menggerakkan jari-jemarinya. Membuka mata, melihat ada banyak orang yang melihat dirinya. Rama melihat satu persatu di antara mereka. Ada perasaan aneh menyelimuti hatinya, tapi Rama tidak tau itu apa.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

Wanita itu meringis merasa sekujur tubuhnya linu dan berdenyut. Mona merasa tak bersalah, ia turun dan mendekati Senja yang masih tergeletak merasakan sakit disekujur tubuhnya. Diambilnya ponsel milik Senja yang menyala. Mona tersenyum licik. “Ini, anakmu ‘kan?” Mona mengarahkan layar ponsel pada Senja membuat wanita itu terbelalak. “Melihat ekspresimu sepertinya iya. Kenapa bisa lelaki seperti Al dan Danes mau pada janda sepertimu? Menjijikan.”
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

Nika mengarahkan matanya menuju tempat yang dimaksud. “Oh yang pake kacamata sama tas biru persib itu bukan?” Sahut Ana dan Rani sambil mengikuti gerak mata Nika. “Ah iya iya bener yang itu!” Ujar Nika membenarkan. “Hahahahaha ketemu lagi ya kalian.” “Ih apaan sih kalian, aku masih sebel tau!”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

Bahkan dua orang yang bertugas memonitor CCTV rumah, sedang tidur dengan pulas diruang kerjanya. Sesampainya di depan kolam berenang, Dipta membanting keras tubuh Senja hampir mengenai dinding marmer. Senja tersentak kaget dan merintih kesakitan karena tangannya berdenyut nyeri. Dipta bersedekap sambil memandang wajah sendu Bidari Senja. Ia mengamati wajah itu. Bola mata berwarna hitam pekat, hidung bangir yang kecil, bibir tipis merah muda, juga rambut panjangnya yang diikat kucir kuda.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai bayangan wanita senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status