I Love My Boss
Meninggalkan Vano yang kebingungan, kenapa Hilda membuatkannya kopi aneh batinnya.
Namun tiba tiba satu nama terlintas dipikirannya, Selyn ia baru ingat kalau dia tadi menyuruh Selyn untuk membuatkannya kopi. Apa jangan jangan itu kopi yang tadi ia suruh buatkan, tapi Selyn sedang makan siang jadi dia menyuruh orang lain mengantarkannya.
"Mengerti," guman Vano lirih disertai senyum.
Kenapa senyum? Ia bertanya-tanya dalam hati kenapa ia tersenyum barusan. Vano memijat pelipisnya, kenapa dia jadi seperti ini padahal biasanya gak kayak gini aneh.
Hot Chapters