EAT ME, SIR. (Indonesia)
"Padahal abang tinggal sebulan doank buat kasih pengertian sama cewek abang, tapi kamu udah berani begitu."
"Kaya ada yang ngomong, berisik amat ya!."
Tika kalau begini, enaknya di apain?.
Bungkus?.
Terus kasih karet dua, tanda paket martabak spesial.
"Abang ngomong serius, nggak usah kaya gitu. Kamu harusnya paham, jadi perempuan itu selalu dipandang miring kebanyakan sama orang pribumi kita. Perlu dijaga ketat, walau seringnya perempuan itu bilang bisa jaga diri. Tetap aja kita perlu bantuan orang lain untuk menjaga. Apalagi acara cium-ciumnya depan pak Supri yang dari kampung, apa kabar nanti kamu jadi bahan omongan kan?."
Hot Chapters