Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menguak Kebohongan Suamiku

Menguak Kebohongan Suamiku

Kaki menuntun mengikis jarak, tanganku kini memegang daun telinga Mas Agung. "Mas, telingamu kenapa merah kayak ada bekas gigitan?" Mas Agung terperanjat sambil menepis kasar tanganku. "Ini digigit semut tadi. Sudahlah, mas mau balik ke kantor." "Mas!" tekanku dengan suara keras. Perempuan mana yang akan percaya ketika melihat bekas gigitan manusia yang dikata semut. Anak kecil saja bisa membedakan itu. Akan tetapi, Mas Agung gegas pergi dengan langkah cepat.
1027.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

sekitar mereka. Kakak-beradik itu pun gemetar ketakutan bukan main. Suara itu sangat menyeramkan. Apalagi suara itu diucapkan berulang-ulang. Kakak-beradik itu pun melihat sekeliling mereka. Tapi tak ada siapa-siapa lagi di sana selain mereka berdua. Kakak-beradik itu pun kemudian berpandang-pandangan tanpa bisa bersuara apa-apa. “Kak, aku takut.”. ucap Siw*s sambil ketakutan, terlihat dari air mukanya yang menyiratkan hal serupa. Tiba-tiba sebuah batang pohon merunduk di depan mereka. Kakak-beradik itu meloncat mudur beberapa Langkah karena kaget. “Siapa kamu?”. Ucap Sitas sambil gemetar. Terdengar suara tertaw* yang memekakkan telinga mereka. Kakak-beradik itu pun tersadar kalau suara yan
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

Apa jangan-jangan dia tahu alasan Prita bersikap tidak sopan? Malam ini, Prita benar-benar tidak bisa memejamkan matanya sama sekali. Air matanya tidak henti-hentinya mengalir. Sampai saat waktu subuh tiba, ia baru terlelap. Dan ketika sang ibu membangunkannya, matahari sudah menyapa. "Loh, mata kamu kenapa, Sayang?" tanya Wati melihat mata putrinya membengkak. "Ngga papa, kok, Bu. Kayaknya semalem Prita digigit semut deh, makanya mata Prita bengkak begini," jawab Prita beralasan.
1056.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Kemeja cokelat tuanya setengah terbuka, sementara dasinya sudah hilang entah ke mana. Gadis yang ada di pelukannya tampak sedang menyuapkan anggur yang sudah dikupas ke dalam mulutnya. Meski Chris mengulurkan tangan untuk menepisnya, dia tetap tampak sangat menikmati. Saat mendengar suara langkah kakiku, gadis itu menoleh sambil tersenyum. "Eh, Kak Chris, apa Bibi sudah menyiapkan sup untuk meredakan mabuk ...?" tanya gadis itu.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Ucap pria itu dengan cemas Hae-rin samar-samar mendengar suara seorang pria, perlahan kelopak matanya yang sangat cantik itu perlahan terbuka, pemandangan pertama kali yang ia lihat adalah seorang pria yang sangat rupawan duduk tepat didepannya dengan wajah kawatir yang menghiasi wajahnya. Tatapan mereka bertemu, seolah saling terpesona satu sama lain, degup jantung mereka tak beraturan, darah berdesir, kelopak bunga seperti bertaburan dalam hati mereka. "Nona, kamu baik-baik saja?" Ucap pria itu kembali "Kakiku terluka, tuan" Hae-rin sambil menunjuk luka dikakinya Merasa kasihan pria itupun membantu Hae-rin
10653 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Di pagi hari. Aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Setelah mengenakan seragam aku pun berbalik menuju kaca yang terpajang di kamarku untuk sekedar memolesi wajahku dengan sedikit bedak tabur agar wajahku terlihat segar. Namun hal yang mengagetkan terjadi dimana aku melihat tulisan berupa, "Hai Nisa! Kamu akan mati!". Sontak saja aku pun memekik ketakutan dan melolong minta tolong. "Tolooooong... Ayah... Ibu... To... Tolooooong!"
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

RAGIL "Anggur merah yang selalu memabukkan diriku belum seberapa jika dibandingkan dengan senyumanmu. Takotek, kotek dangdut, takotek, kotek, dangdut. Yihaaa!" Aku joget bablas di depan jendela kamar Susi. Sengaja di sini biar dilihat dari dalam. Aku tahu dia pasti lagi tertawa. Soalnya tadi kedengaran meski samar.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Chef Galak, (tapi) Kucinta

Chef Galak, (tapi) Kucinta

“Tahan sebentar.” “Digigit semut, sakit,” pekik Elya tertahan. Buru-buru Bariqi menutup bibir Elya dengan telapak tangannya agar gadis itu tidak berteriak. Elya memberontak, gadis itu berusaha mendorong tubuh Bariqi karena lehernya terasa sakit seperti digigit semut. Apalagi pahanya yang mulai gatal-gatal, Elya menebak ada ulat atau semut kecil yang membuat gatal.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 449 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Ribuan, puluhan ribu, mungkin ratusan ribu semut raksasa sebesar kambing bergerak mendekat seperti tsunami hitam yang mengerikan, menelan segalanya. Semut-semut itu memiliki mandibula tajam seperti gunting baja, mata merah menyala yang menakutkan, dan kaki-kaki yang bergerak dengan kecepatan mengerikan. Para Hunter langsung panik dengan sangat hebat, teriakan ketakutan memenuhi udara.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

Sang Pemilik Takdir Langit dan Tujuh Wanitanya yang Cantik

“Benarkah?” “Jika begitu ada kemungkinan berarti hasil saat memeriksa nadi nona Yue ini mengerucut ke tiga jenis beast semut.” “Yang pertama kemungkinan Semut Muka anjing. Semut ini sebesar ibu jari orang dewasa dan semut ini paling mematikan yang junior ini ketahui karena setiap sengatannya mengandung racun. Sebagian besar spesies semut wajah anjing ini memiliki warna oranye terang atau merah di perut atau kepalanya, serta memiliki rahang panjang yang ramping dan mata yang besar.”
1016.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai bekas gigitan semut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status