Tergoda Pesona Ibu Mertua
“Kamu sudah melewati masa kritis. Sekarang tinggal pemulihan. Tapi jangan dipaksakan ya, tubuhmu masih perlu istirahat.”
Aku mengangguk lemah, masih terkejut mendengar bahwa aku baru saja melewati masa kritis. Pantas saja rasanya seperti tidur panjang yang tak berujung. Tubuhku terasa kaku, setiap gerakan kecil membuat otot-ototku protes. Aku ingin bicara lebih banyak, tapi rasa kantukku menyerang lagi, dan tanpa bisa kutahan, aku kembali terlelap.
***