Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mantan Terindah

Mantan Terindah

jawab Bella asal tanpa berpikir. Melissa mengambil sebuah gaun cantik berwarna biru muda kesukaan Bella. "Gimana kalau ntar malem kamu pake aja yang ini, Bel?" tanya Melissa sembari menempelkannya di badan Bella dan mengamatinya. "Kayaknya oke, deh."
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as bella green
Read
+Library
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

"Untung saja dia bertemu denganku, bukan Junko. Junko pasti akan menggigit Mevrouw Bella untuk memaksanya menahan napas saat menguleni adonan kue. Nak, karbon dioksida akan membuatnya cepat mengembang dan kita tidak mau yang seperti itu. Kita mau yang mengembangnya biasa saja. Nak, tahan napasmu. Padahal Mevrouw Bella sendiri bernapas sekeras klakson kereta api, tahu?" "Belum seminggu di Belanda, kau sudah mewarisi keahlian mengeluh Mama," ujarku. "Mungkin, orang seperti Mevrouw Bellalah yang memperparah Tamara." Bree menyambar satu sepeda yang berwarna putih dan mengitari halaman dengan kayuhan lambat. Aku duduk di tangga untuk memperhatikannya. Segerombol awan hitam berarak dengan kencang,
104.4K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as bella green
Read
+Library
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Dia sedang lomba tahan napas dengan Nia yang tertawa-tawa di pinggir kolam. "Nanti, Dim. Masih kenyang," tolak Arka santai. Tiba-tiba, pintu kaca geser dari arah kamar tamu terbuka. Suasana yang tadinya riuh rendah mendadak terasa hening setidaknya di telinga Arka. Bella keluar. Dia tidak mengenakan bikini yang terbuka vulgar. Itu terlalu murahan untuk strateginya. Sebaliknya, dia mengenakan baju renang one-piece berwarna emerald green yang elegan.
16.0K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as bella green
Read
+Library
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Mengganggunya adalah kesenangan tersendiri bagi Bella. "Baiklah kalau begitu, aku akan beritahu sesuatu kepadamu. Sini" Bella meminta Gris untuk mendekatkan telinganya. Gris pun menurut, seakan dia sudah terhipnotis oleh Bella. "Mingu depan kita akan pergi ke Bali" bisik Bella. Gris pun langsung spontan berteriak kegirangan. "Aaaaaaaarrrrgggghhhhh".
5.5K viewsOngoingAdded to Library 191 Times as bella green
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Putri Mafia

Terpaksa Menikahi Putri Mafia

Bella menghembuskan nafas panjang untuk menguarai rasa kesalnya sebelum ia maju mendekati Gara. "Nama?" Tanya Gara, nadanya cuek dan tidak sedikitpun mengalihkan pandangannya dari layar tablet. "Bellatrix Hyuugo." "Alasan telat?" "Bangun kesiangan," jawab Bella jujur. Gara pun mengentri data Bella dan... Tring!
104.8K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as bella green
Read
+Library
Wanita Untuk Sang Penguasa

Wanita Untuk Sang Penguasa

Persetan dengan perkumpulan tidak jelas ini! Wanita bergaun hijau itu bersidekap dan menatap Bella tajam. Netranya yang terlapis kontal lensa abu-abu memandangi Bella dari ujung kepala ke ujung kaki dengan sorot mengejek. "Aku kan sudah meminta maaf, jadi manner seperti apa yang kamu maksud?" Balasnya dengan wajah mencemooh. "Manner rakyat jelata maksudnya??"
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 821 Times as bella green
Read
+Library
Cinta Terlarang, Anak Tersembunyi

Cinta Terlarang, Anak Tersembunyi

tanya Jayden akhirnya, mencoba memecah suasana. Bella menyandarkan tubuh, memainkan batang gelas anggurnya. “Cukup baik. Dan akan semakin menarik, sepertinya.” Jayden melirik dari sudut mata. “Oh ya?” Bella menegakkan duduknya dengan senyum percaya diri. “Aku baru menandatangani kontrak dengan Lucarelli. Aku akan jadi wajah baru untuk kampanye musim gugur mereka.”
1020.1K viewsCompletedAdded to Library 481 Times as bella green
Read
+Library
Tawanan Tuan Mafia

Tawanan Tuan Mafia

Memakainya cepat sebelum pria arogan itu datang dan kembali memberinya ucapan pedas karena tidak lekas turun. Bella terlihat berkali-kali lipat lebih cantik setelah dia memakai dress hijau muda tanpa lengan dan bawahan yang hanya lima belas senti meter di atas lutut. Sangat seksi. Bella mendengkus, dia tidak menemukan baju yang lebih panjang dari ini. Semuanya sama, rok dan celana tidak ada yang panjangnya melebihi lutut. Dan itu membuat Bella merasa tidak nyaman.
9.54.1K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as bella green
Read
+Library
TERPIKAT CINTA PLAYBOY

TERPIKAT CINTA PLAYBOY

“Siap Kak.“ Wanita bernama Bella itu mendekat. “Lo masih ori?“ tanya Biya memastikan. “Masih Kak, kenapa?“ Bella penasaran sekaligus bahagia. Kesempatan untuk melayani Biya sudah di depan mata. “Lo minta berapa, tulis aja disini. Gue minta Lo temenin malam ini.“ Biya menyerahkan ponselnya ke Bella agar perempuan itu menulis harga yang ia minta. Biya memperhatikan wajah Bella lebih intens. Kulit putih dan mulus sudah menjadi standard umum bagi Biya. Ada bagian lain yang menarik hatinya. “Buah dadanya gede, seksi bener neh anak.“ Biya bermonolog sendiri. Uluran tangan Bella yang menyerahkan kembali ponselnya membuatnya sedikit terkejut.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as bella green
Read
+Library
Once in A Blue Moon

Once in A Blue Moon

Di mata Ardio, mereka gemerlap dan mempesona. Ardio melihat Bella berlari sambil melambaikan tangannya ke arah mobil. Gaun hitam yang ia kenakan, merupakan gaun yang selalu ia pakai saat mereka merayakan anniversary. Bella tergopoh sambil membawa tas kerja yang cukup besar, berisikan segala peralatan berpergiannya. Walaupun wajahnya tetap menarik, tapi ia sudah kehilangan sinar itu. "Kamu nggak pantas lagi buat aku Bel..." ucapnya Ardio sambil menahan nafasnya.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as bella green
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status