Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tes

Tes

Aura Lika 12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.3K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as ben ten
Read
+Library
BENALU

BENALU

"Dengar baik-baik, Bu. Bik Karmi ini pekerja senior di sini, selama bekerja puluhan tahun, tak pernah dia membuat kesalahan. Dan kami pun tak pernah berlaku semena-mena pada semua pekerja di sini." Tiba-tiba si Vena datang dari dalam, dan langsung menghampiri Bik Yati, dan melayangkan sebuah tinju diperut wanita bertubuh kurus itu. "Tau rasa kamu pembantu hina!" teriak Vena yang kembali melayangkan tanganya, namun berhasil di cegah oleh pelayan lain. "Hey, kamu! Ngapain kamu ikut campur? Mau kugampar juga?!" Vena membelalakan mata pada Hasan, tukang kebun di rumah ini.
30.7K viewsCompletedAdded to Library 706 Times as ben ten
Read
+Library
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

"Eh, bangsat! Terus gue chat sama siapa? Sama nyokap lo? Sama setan? Masa ada setan siang bolong begini?" "Lo chat sama dosen gue, Bim! Aarrghh!" "Dosen? Mampus!! Mana gue ngomong jorok, bilang Tante Winda suka k*nt*l gede!" seru Bima, menepuk jidat pura-pura ikut panik. "Anj**g!! Tamat riwayat gue, Bim!" Gilang meraup wajahnya frustasi. "Santai, Bro! Dosen lo kasih servis saja biar aman!" seru seorang senior Gilang.
1044.7K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as ben ten
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMEN TAPI DEMEN 20 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Sementara Bapak dan Soni mulai bekerja membuka semua kain penutup yang menghiasi tarub sampai terlihat kerangka besinya. Soni memasukkan semua kain ke dalam kantong yang lumayan besar. Setelah itu, mereka bekerja sama saling menurunkkan semua atap seng dengan perlahan. Begitu juga dengan tiang penyangga dan yang lainnya.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as ben ten
Read
+Library
Bintang

Bintang

07. Bulan Hilang “Hai, kita bertemu lagi Bulan.” Ucapan seseorang dari arah samping kanan membuat Bulan menoleh dan Bintang juga. kedua nya memutar bola mata nya malas melihat seseorang itu yang tersenyum smirk tapi bagi Bulan itu sangat menjengkelkan. Bulan ingin mencabik-cabikkan wajah songong nya. Dia, Ciko ketua geng Cancer.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as ben ten
Read
+Library
Sadena

Sadena

Gue nggak mau mengecewakan lo, Sel. "Sepuluh." Dan wasit mulai menghitung mundur jawaban Sadena. Suasana kian tegang. Para penonton kompak bersorak 'bangun-bangun' sekeras mungkin. "Sembilan... delapan..." Sadena masih diam, mata cowok itu berulang kali terpejam. Sesekali ringisan keluar dari mulutnya. Steve mengusap gusar wajahnya. "Dena, ayo bangunn." Suara lembut itu.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as ben ten
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status