Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detektif Naga

Detektif Naga

ucap Janet. Ya...mungkin saja Janet benar. Tapi...tunggu dulu! Ada sehelai benang berwarna merah di sana. Kucoba menarik benang itu, dan ternyata itu adalah sejenis benang yang digunakan untuk bahan syal. Dan setelah kuamati, sepertinya benang ini terputus dengan tidak rapi.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
DANYANG

DANYANG

Sama seperti sekarang, dalam versi yang lebih jelas, seolah lehernya hanya diikat oleh sebuah benang jahit warna merah yang bisa dibeli di mana saja. Dayu menyangsikan apa yang bisa dia lakukan, tapi dia mencoba menyentuh benang itu. Keterkejutannya bertambah karena dia bisa menyentuh benang itu, sehingga dia berpikir untuk segera memotongnya. Sayang, apa yang dia pikir sangat sederha tak memberikan hasil sesuai harapan. Benang itu tak bisa dia putus meski dia sudah menariknya, sampai dia menarik pisau yang ada di atas meja altar untuk memotongnya sekali pun, Dayu tak berhasil melakukannga. "Sial, ini bukan benang biasa!" Dayu memekik kesal lalu mengacak rambutnya, kemudian melempar pisau ya
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
Disangka Ojek Ternyata Miliuner

Disangka Ojek Ternyata Miliuner

Ada yang sama? Gebyuran air di dalam kamar mandi hampir menyerupai gerojokan air terjun. Kemeja kusut belum disetrika, celana hitam yang biasa dikenakan kotor semua. Morgan tak punya waktu menyesuaikan warna outfitnya pagi ini. Yang penting pakai baju.
9.220.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Saat dia lihat, benang itu terkait pada kuku jempol tangan bu Sapto yang panjang. Sontak membuat gadis itu sangat terkejut. Saat dia mau mengatakan pada orang-orang, keburu mayat sudah di angkat untuk masuk ke dalam rumah. "Astagfirullah!" ucapnya. Kuku itu terlepas, dan menempel diantara renda jilbabnya. Raisa menjadi panik. Dia berusaha untuk menarik kuku dari sela benang yang terurai. Belum sampai dia mengambil, kuku itu sudah tak terlihat. Kemungkinan terlepas dan terjatuh. Raisa kelimpungan mencari benda kecil itu. Dia mulai panik.
1078.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai benang kusut
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Baca Semua Ulasan
TUMBAL DARAH PERAWAN (DARAH SANG DARA

TUMBAL DARAH PERAWAN (DARAH SANG DARA

Mata sembap dengan kantung mata mengendur dan mulai menghitam karena kurang istirahat, juga rambut hitam sebahu yang tampak semrawut. Wanita itu kembali menyalakan keran, hendak membasuh muka yang terasa lengket sehabis menangis. Namun, ada yang terasa janggal di sini. Keran tiba-tiba saja macet, membuat wanita itu kesusahan membukanya.
105.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Ahli Waris

Kembalinya sang Ahli Waris

Kali ini dengan penampilan yang sedikit berbeda, Rambut tersisir dengan rapih dibaluri dengan minyak rambut, wajahnya kini terlihat lebih bersih dari sejak ia datang pertama kali ke pusat desa wisata. Namun untuk cara berpakaiannya, masih saja terlihat kumuh. Warna merah pada kemeja flanel Ben terlihat memudar. Kaos oblong yang seharusnya berwarna putih juga sudah terlihat menguning akibat terus menerus dipakai.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

“Gak kenapa-napa, sekadar pengen. Dulu bikin fitnah hingga Ketut putusin aku.” Akhirnya mereka tertawa bersama mengenang masa lalu mereka. Ada senyum sinis terukir di wajah Ni Kesumasari. Dia punya cadangan target baru. Tak percuma pertemuannya dengan teman lama. ▪▪▪▪¤▪°▪¤▪▪▪▪ Note: Banten: Persembahan dalam upacara/sembahyang Hindu Canang: Salah satu bentuk banten. Terbuat dari rangkaian janur berisi bunga, buah, uang dll
9.916.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
HATI YANG TERJUAL

HATI YANG TERJUAL

ancam Intan. “Dah mbak buruan dandan, masak anak kuliahan dasteran. Kelamaan anak orang dijemur di halaman kos-an nunggu,” jelas Andri. Mendengar ucapan Andri, Intan langsung membuka lemari. Tapi, tak ada pakaian yang layak menurutnya untuk dipakai keluar menemui Angga, meskipun tampak beberapa stel pakaian menggantung dalam lemarinya. Akhirnya, Intan menyambar salah satu gamis biru bercorak polkadot dari tumpukan jemuran yang baru diangkatnya. Gamis itu merupakan andalan Intan, karena tanpa disetrikapun pakaiannya yang satu itu tetap saja terlihat rapi. Oleh karenanya Intan menamai gamisnya dengan sebutan ‘Anti kusut anti badai’.
10779 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Memang kalau terlalu lama digulung di dalam hijab, rambut akan kusut dan agak susah disisir karena ada yang melilit satu sama lain. Setelah memastikan rambutnya tidak kusut, Bening bersiap hendak naik ke ranjang. Saat itulah, Kalingga sudah selesai dengan panggilannya bersama Danyon. Ia tiba-tiba membuka pintu. “Bening, saya mau ke—” Kata-kata Kalingga seketika terhenti begitu Bening berbalik menatapnya. Kalingga sampai tak berkedip melihat Bening seperti itu. Ini pertama kalinya ia melihat Bening tanpa hijab.
9.8136.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
Istri Pelit Bin Medit

Istri Pelit Bin Medit

Kali ini Intan memberi komentar. Mendengar pujian mereka hatiku langsung berbunga. Kukibaskan rambut indahku, memakai daster robek kebanggaan, lalu langsung merebahkan diri. Tak sabar menunggu hari esok, untuk bertemu Pak Beni. ***
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai benang kusut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status