Dinikahi Berondong Mesum
"Aku lagi di rumah mama. Tadi ketemu sama temen lama mama. Jadi aku antar beliau ke rumah."
"Ah, syukurlah. Aku kira kamu kenapa-napa. Ya udah. Aku kesana."
Aku mengangguk. Meski dia tak akan tahu.
"Tunggu aku, jangan pergi lagi. Aku sayang kamu."
Bulir bening mengalir di pipiku. Lebay? Mungkin iya. Tapi seandainya kalian berada di posisiku, apakah kalian sanggup? Mendapat cinta yang sangat besar, tapi sayang itu bukan untukku. Hanya sekedar bayangan.