WANITA PANGGILAN
Mayasha tidak mau hidup dalam kehampaan tanpa satu kenangan yang akan menguatkan langkahnya untuk berpijak.
Seperih apa pun nanti hatinya tergores, ia harus bisa tersenyum di depan pria yang begitu mencintai dirinya tanpa pernah memandang pekerjaannya. Jadi, sebisa mungkin berusaha baik-baik saja jika bertemu nanti.
Dengan menahan air mata, jemarinya berhasil merangkai kata yang mewakili isi hati.
Mayasha
[Selamat pagi juga, Sayang ... selamat bekerja. Ingat, harus fokus. Sampai ketemu nanti malam. Aku menunggu.]