Nama Kontak Yang Menyakitkan Hatiku
"hidupku memang hancur, penderitaan dan lilitan hutang serta tekanannya benar-benar melengkapi kesengsaraanku. jika aku menghadapinya dengan hati yang sedih, mungkin itu semua akan jadi lebih berat. maka aku putuskan untuk tawakal dan pasrah agar aku bisa menikmati hidup ini."
"iya, itu bagus. lagi pula kau masih hidup dengan layak, kau punya istri kau punya rumah dan punya pekerjaan. Kau hanya harus pandai-pandai menabung dan mencoba membuka usahamu sendiri."
"iya, Bu, aku akan mencobanya."
"jangan menyerah," ujar ibu sambil tersenyum, untuk pertama kalinya aku melihat senyum dan tetapan hangat dari mata ibu.