Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

aku berdoa sebelum pulang bersama teman-temanku, dalam do'aku, aku berbisik pada sang illahi, ya Allah hamba hanya ingin semua pelajran yang hamba pelajari hari ini bisa bermanfaat bagi kehidupan hamba kelak, dan menjadi ilmu yang bermanfaat, bapakku paham bahwa aku bukanlah adikku yang mempunyai IQ yang cerdas, aku hanyalah kakak yang harus belajar lebih giat lagi dibandingkan sang adik, bapak membisikkan do'a itu dan membicaraknnya padaku tanpa adikku, beliau berharap ilmuku menjadi ilmu yang bermanfaat, dan do'a ini sekarang menjadi kebiasan yang selalu kulakukan, terimakasih bapak, kau adalah orang pertama yang mempercayaiku bahwa aku juga mempunyai kesempatan yang sama, yakni menjadi so
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka

Maaf, Sudah Berlalu

Tempat ini menyimpan kenangan mereka. Leon ingin memberi tahu Cindy dengan cara ini bahwa di hatinya selalu ada dirinya. Akulah yang akhirnya menjadi korbannya. "Paman Dirga, pesta besok akan tetap dijalankan, tapi acaranya akan diubah menjadi pesta perpisahan. Aku akan mentraktir semua tetangga untuk makan bersama," kataku. "Baik, baik." Setelah menutup telepon, aku pergi ke rumah sakit lagi.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

Berani meninggalkan rumah dan sumber luka dan siksa batinnya. “Pergi atau kembali tidak akan mengubah apa-apa sepertinya,” gumamnya pelan sembari membuang napas. Tidak ada pilihan lain selain kembali menyalakan mesin mobilnya, lalu memasukkannya ke dalam bagasi. Dasya tahu tidak akan ada yang berubah setelah kepergiannya satu hari atau pun selamanya sekalipun. Sebab, kehadirannya memang tak pernah diinginkan.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Kuberi Segalanya, Tetapi Dia Berpaling

Aku tersenyum sopan dan berkata, "Semua baik-baik saja." Mendengar jawabanku, wajahnya langsung berseri-seri. Sementara itu, Raisa merasa malu melihatku. Dia meremas selimut yang menutupi tubuhnya, urat di punggung tangannya menonjol. "Yoga, aku sudah menerima karmaku. Aku nggak akan pernah bisa punya anak lagi!" Mendengar itu, aku berkedip dan berkata, "Hal itu ada hubungan apa denganku?"
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Pergilah, Temukan Dia

Pergilah, Temukan Dia

"Itu semua sudah lama berlalu, ada gunanya dibahas sekarang?" "Memang nggak ada gunanya. Kalau begitu, mari kita bicara tentang hal yang lebih baru." Hal yang lebih baru? Hal apa? Jenny tidak tahu apa maksudnya. Dia ingin bertanya lebih lanjut, tetapi Yogi dengan tenang berkata. "Bukannya kamu bilang setelah kita bercerai, semua urusan masa lalu selesai, dan kamu akan meladeni apa pun yang mau aku bicarakan?"
9.435.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

Perjalanan Menjadi Yang Terkuat

"Tetapi ingatlah, kehidupan adalah perjalanan. Seperti bunga sakura yang mekar hanya sebentar, kita harus menghargai setiap momen." Mereka menghabiskan malam itu dengan berbicara tentang masa lalu dan masa depan. Pagi harinya, mereka berangkat menuju pegunungan, mencari pendekar legendaris yang bisa mengajarkan mereka lebih banyak lagi. Dengan setiap langkah, mereka membawa bersama mereka pelajaran dan semangat untuk terus belajar.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Nona Muda yang Terbuang

Nona Muda yang Terbuang

Dia membersihkan tubuhnya dengan lembut, dan gerakkan usapan tangannya selalu berakhir di perutnya. Pernah ada calon bayi yang singgah di perutnya, meskipun dia kehilangan itu semua. Bukan hanya bayi itu, kalau saja nasibnya tidak beruntung, mungkin dia sudah lama mati. Entah apa yang tuhan persiapkan dalam drama kehidupannya, hingga dia bebas dari kematian.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Bicara

Bicara

"Kalau aku meninggalkanmu lagi, apa kamu masih mau maafin aku? Tapi, kamu jangan khawatir, karena aku akan selalu jadi Bian buat kamu." "Bian mau ke mana lagi? Bian akan selalu sama Misell 'kan?" Cara Misell memanggil Bian sudah berbeda. Itu tandanya, ucapannya kali ini tidak main-main dan ingin didengarkan. "Misell ... di dunia ini ada yang namanya waktu. Dia terus berjalan dan akan sulit diajak bekerja sama. Waktu juga bisa habis, karena terus-menerus terkikis setiap harinya. Mungkin waktu aku sama kamu juga seperti itu."
7.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Maju Mundur Kena Duda Anak Satu

Sedangkan dirinya masih berdiri di hadapan Bumi karena setelah selesai berbicara dengan Bumi dia berencana akan mengecek pesanan besok. "Kenapa tidak bersama kamu saja?" tanya Bumi yang sebenarnya berharap bisa pergi bersama Jiya. "Kamu ingin jalan-jalan bersamaku?" tanya Jiya sambil terkekeh. Langsung saja Bumi melengos tanpa menjawab pertanyaan tersebut.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Sementara para keluarga dan korban menanggung luka yang entah kapan akan sembuh. Tapi, hidup harus terus berjalan. Karena bumi berputar pada porosnya. Glagah, Diara, Laut dan Bintang, akan melanjutkan hidup mereka dengan tantangan lain yang mungkin akan lebih kelam.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai biar bumi akan berlalu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status