Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

selidik Nisa' dengan mata menyipit. "Emang sih, Riri nggak bisa baca pikiran dia. Tapi, keliatan banget di mukanya, Bun. Seolah-olah, di mukanya itu udah terpampang tulisan 'Aku nggak suka sama kamu. Dan aku terpaksa nerima dijodohin sama kamu', gitu, Bun," ucap Riri dengan nada mantap.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Melukis

Melukis

Raina tersenyum manis sampai matanya hanya terlihat segaris. Tian hanya mengangguk-agguk, ia berhenti melihat gadis itu, dan mengalihkan pandangan ke kanvas miliknya. Tian tidak sanggup melihat wajah Raina, karena baginya itu terlalu manis, ia juga merasa wajahnya sudah memerah sekarang, dan bahkan jantungnya berdetak lebih cepat dari biasa nya. Setelah berpikir lama, Tian mulai melukis, ia memberi warna hitam pada dasar lukisannya, dan warna putih untuk guratan-guratan di atasnya. Tian mengartikan lukisan itu sebagai ‘kebingungan’, ia merasa bingung dengan suasana hatinya sekarang. Di satu sisi ia merasa senang dengan adanya Raina sebagai sahabat dan orang yang ia sukai, tetapi di sisi lain
2.3K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

Entah apa yang telah terjadi, perasaan untuk berhenti dan mengundurkan diri sering datang akhir-akhir ini, kadang merasa sulit, kadang tidak tenang, kadang merasa bersalah dan perasaan buruk lainnya yang mengganggu dan mengusikku. Sore itu cuaca terlihat, dengan cepat aku menyelesaikan pekerjaanku, ingin rasanya cepat pulang lalu pergi ke pantai untuk menikmati senja, senja yang selalu kurindukan sejak pertama aku menginjakkan kakiku di tempat ini, di mana aku bisa menikmati kesendirianku tanpa seorang pun
2.4K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

ucap Nana sembari tersenyum pada Diko. Diko mulai menarik tangan Nana dan menggenggamnya. Nana hanya terdiam dan kembali menatap ombak yang tetap berkejaran melawan masa. Diko mulai mendekatkan wajahnya pada Nana dan ia mulai menarik dagu Nana. Awalnya Nana ingin menolak, namun ia tidak bisa. Ia merasa perasaan yang nyata pada saat itu. Perasaan penuh bahagia dan nyaman. Dan mereka bercumbu di saat itu, ditemani senja yang kian indah terlihat.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Jingga mengusap perut, “Tolong ya, jangan minta es krim jam dua pagi lagi.” Senja memandangi mereka sambil tersenyum, “Ini waktu terbaik hidup kita, kan?” Malam harinya, mereka menyewa fotografer lokal. Tapi ide dadakan Senja, melukis perut masing-masing. Narumi menggambar bintang dan bulan. Jingga membuat gambar matahari kecil. Senja memilih bunga kamboja putih.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Iya. Pohon yang cuma berdiri. Nggak ngomong.” Anggi tertawa. “Akhirnya peran yang sesuai ambisimu untuk istirahat.” Sementara itu, Anggi sendiri mulai melakukan sesuatu yang lama ia tunda: melukis lagi. Bukan gambar kota atau jembatan, tapi warna-warna abstrak yang tidak perlu dijelaskan. Kadang ia melukis malam-malam saat rumah sudah sunyi. Rendra pernah berdiri di belakangnya dan bertanya, “Ini gambar apa?”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

berkali-kali. Hatinya sakit sampai mati rasa, justru tidak lagi terasa sakit. Menjelang senja, mereka tiba di depan bianglala. Petugas tersenyum kepada Vandero dan Sylvaria. "Kalian berdua sangat serasi! Katanya kalau pasangan suami istri berciuman di titik tertinggi bianglala, mereka nggak akan pernah berpisah seumur hidup!"
7.7K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

The Legend Of The Coral Cave (INDONESIA)

ucap Celine bangga akan lukisannya. Edric memasukkan kedua tangannya pada saku celananya. Lukisan pemandangan senja, dengan langit yang berwarna keunguan di pantai yang indah serta seekor mermaid yang tengah menyisir rambutnya di atas batu karang. Menurutnya lukisan itu terlalu imajinatif. “Bagaimana bisa seperti ini?”
2.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Bayangan di Balik Senja

Bayangan di Balik Senja

tanya Anisa, melihat matahari terbit di balik puncak-puncak pohon. Pak Bima tersenyum, mengamatinya dengan bangga. "Tentu saja, Nak. Selama kita tetap bersatu dan menjaga komitmen kita, kita pasti bisa melakukannya. Kita memiliki Ayu dan roh hutan bersama kita."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Dalam paruh pertama kehidupannya, Valeska Raharja adalah sebuah kisah sukses yang nyaris tanpa cela. Dia adalah putri keluarga terpandang, lulusan universitas ternama, dan berhasil mengambil alih perusahaan keluarga pada usia 23 tahun. Hanya dalam waktu setahun, dia berhasil melipatgandakan keuntungan perusahaan. Dia cerdas dan cantik. Dalam kamus hidupnya, tidak pernah ada sesuatu yang tidak bisa didapatkannya. Sampai akhirnya, dia bertemu Jovian Adhira. Valeska mencoba berbagai cara untuk mengejarnya, tetapi selalu ditolak berkali-kali. Dia menyewa layar iklan raksasa untuk menyatakan cinta hingga menghebohkan seluruh kota, tetapi Jovian sama sekali tidak bereaksi. Dia mengendarai supercar
443 viewsCompletedAdded to Library 17 Times as biar kan ku lukis senja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status